Medan (Humas) — Hujan deras yang mengguyur wilayah Medan Timur beberapa hari terakhir membuat kantor KUA Kecamatan Medan Timur beserta akses jalan menuju lokasi terendam banjir. Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, termasuk kegiatan bimbingan perkawinan bagi para calon pengantin. Kondisi banjir tidak mengurangi semangat aparatur KUA untuk memberikan pelayanan terbaik.
Kepala KUA Medan Timur, H. Hasbullah, S.Ag., MA, hadir dan memimpin langsung kegiatan bimbingan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan meski situasi kurang bersahabat. “Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Banjir ini tidak boleh menjadi penghambat bagi mereka yang membutuhkan bimbingan,”ujarnya.
Sebelum kegiatan dimulai, ruangan Balai Nikah KUA dibersihkan dari genangan air dan dipersiapkan agar aman serta nyaman digunakan. “Kami pastikan ruangan bersih dan aman, sehingga para calon pengantin tetap dapat menerima bimbingan dengan fokus dan nyaman, meski di tengah kondisi banjir.” ucapnya.

Para calon pengantin tetap hadir dengan antusias, meskipun harus melewati akses jalan yang tergenang. Materi bimbingan disampaikan secara jelas dan interaktif, sehingga peserta dapat memahami bekal penting sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. “Materi disampaikan dengan contoh nyata dan simulasi, agar peserta lebih siap menghadapi pernikahan secara administrasi maupun spiritual,” tambah H. Hasbullah.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA juga memimpin simulasi proses akad nikah di Balai Nikah KUA Medan Timur. Simulasi meliputi tata cara ijab kabul, etika pelaksanaan akad, posisi duduk, serta alur administrasi sebelum dan sesudah akad nikah. Para calon pengantin menyambut baik simulasi ini karena memberikan gambaran nyata tentang prosesi yang akan mereka jalankan.
Pelaksanaan bimbingan perkawinan di tengah kondisi banjir ini menjadi bukti komitmen KUA Medan Timur untuk memastikan pelayanan keagamaan tetap dapat diakses oleh masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membekali para calon pengantin dengan kesiapan mental dan spiritual dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. “Semoga bimbingan ini menjadi bekal yang kuat bagi calon pengantin, agar siap membangun keluarga harmonis dan penuh berkah,” pungkas H. Hasbullah.

