Kasih yang Memulihkan, Bimas Kristen Medan Dampingi Warga Binaan Polsek Medan Kota

Medan (Humas) – Bimas Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan melaksanakan kegiatan Pelayanan Rohani bagi warga binaan di Polsek Medan Kota, Jalan Stadion, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota. Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin penyuluhan keagamaan yang menegaskan peran Kemenag Kota Medan dalam memberikan pelayanan keagamaan inklusif, humanis, dan berdampak nyata, khususnya bagi warga yang sedang menjalani proses hukum.

Dalam pendampingan tersebut, Verawati Butar-Butar hadir sebagai pengkhotbah bersama sembilan penyuluh lainnya, yaitu Saronisa Ginting, Ganda Malau, Ratna Malau, Demak Hasibuan, Natalina Tumanggor, Fitri Berutu, dan Liza Berutu. Renungan yang dibawakan berlandaskan Filemon 1:8-22, menekankan kuasa kasih Kristus dalam memulihkan relasi yang retak. Verawati menjelaskan bagaimana Onesimus, yang sebelumnya dianggap “tidak berguna”, dikembalikan agar diterima bukan sebagai hamba, melainkan sebagai saudara yang dikasihi di dalam Tuhan.

“Kasih sejati mampu memulihkan keadaan, mengubah relasi, dan meneguhkan martabat sesama. Penerimaan harus dilakukan dengan sukarela, bukan paksaan, sehingga hubungan yang semula bersifat hierarki dapat dipulihkan menjadi persaudaraan yang setara dan penuh penghargaan,” ujar Verawati Butar-Butar.

Kegiatan berlangsung penuh kekhidmatan dan mendapat respons positif dari warga binaan. Sesi doa bersama menjadi simbol kebersamaan dalam pertumbuhan spiritual, diibaratkan seperti hutan yang kembali subur setelah hujan, menandai pemulihan hidup yang holistik.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama, yang turut dihadiri Bripka Jon Erwin dari Polsek Medan Kota. Kehadiran pihak kepolisian menunjukkan sinergi yang kuat antara pelayanan keagamaan dan upaya penegakan hukum dalam membantu warga binaan menemukan jati diri dan arah hidup yang lebih baik.

Pelayanan rohani ini menegaskan bahwa pembinaan yang holistik, menghubungkan aspek spiritual, emosional, dan sosial, sangat penting untuk mendukung pemulihan diri warga binaan. Diharapkan kegiatan ini membantu mereka meninggalkan masa lalu yang kelam, membangun harapan baru, dan menapaki kehidupan yang lebih bermartabat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *