Kemenag Medan Berikan Bimbingan Fardhu Kifayah kepada Warga Binaan Lapas Kelas I Medan

Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam, H. Ahmad Kamil Harahap, M.A., melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan melalui bimbingan fardhu kifayah kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam PPPK KUA Kecamatan Medan Timur, Husni Tamrin Rambe, S.Ag., dan Sulaiman, S.Th.I., yang memberikan materi teori dan praktik pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Materi yang disampaikan meliputi bimbingan menghadapi fase menjelang sakaratul maut, mempersiapkan tempat dan perlengkapan jenazah, tata cara memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan jenazah serta pelaksanaan talqin.

Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Medan, H. Ahmad Kamil Harahap, M.A., dalam arahannya menyampaikan bahwa pembinaan fardhu kifayah merupakan bagian penting dari tugas Kementerian Agama dalam memberikan edukasi keagamaan yang menyentuh aspek praktis kehidupan umat.

“Fardhu kifayah adalah kewajiban sosial umat Islam yang harus dipahami dan mampu dilaksanakan oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat ketika mereka kembali nantinya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan keagamaan di lembaga pemasyarakatan merupakan bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual yang berkelanjutan.

“Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan pembinaan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran spiritual, memperkuat keimanan, serta membentuk karakter yang lebih baik dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia mengapresiasi antusiasme warga binaan yang mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan. Menurutnya, semangat belajar tersebut menjadi indikator positif dalam proses pembinaan keagamaan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga binaan dalam mengikuti bimbingan ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dan menjadi amal jariyah, serta menjadi bagian dari proses hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan diridhai Allah SWT,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan warga binaan yang tampak antusias mengikuti setiap sesi, baik teori maupun praktik. Para peserta menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan, serta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kota Medan menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan keagamaan yang inklusif dan berkesinambungan, sebagai upaya membentuk masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap kewajiban sosial keagamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *