Kemenag Medan dan Rudenim Medan Gelar Ibadah Raya: Rayakan Persaudaraan dalam Keberagaman

Medan (Humas) — Semangat kebersamaan dalam keberagaman kembali terpancar dalam pelaksanaan Ibadah Raya yang digelar Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan bekerja sama dengan Bimas Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Selasa (25/11/2025). Kegiatan berlangsung di Jl. Tojai, Kompleks Mabar Hilir SBU Estate, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, dengan suasana penuh sukacita dan kehangatan rohani.

Ibadah Raya ini dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Rudenim Medan Purbo Satrio, Kepala Kementerian Agama Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, MA, serta Drs. Maruli Tua Hasugian, M.Pd.K, Kasi Bimas Kristen Kemenag Kota Medan. Turut hadir pula tokoh agama dan masyarakat setempat yang memberi dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Acara dipandu oleh Prisde Nainggolan dengan rangkaian pujian rohani yang mengalun syahdu, menghadirkan suasana ibadah yang damai dan menyentuh hati. Dalam pelayanan Firman Tuhan, Pdt. Rahmat Napitupulu menyampaikan khotbah dari Mazmur 133:1–3 yang menekankan betapa indah dan mulianya hidup dalam persaudaraan dan kerukunan. Ia menegaskan bahwa kedamaian bukan hanya membawa kesejahteraan bagi manusia, tetapi juga menjadi kehendak dan kesukaan Tuhan.

“Melalui Ibadah Raya Rumah Detensi Imigrasi Medan beserta jajarannya, mari kita meningkatkan sinergi dalam setiap elemen untuk mewujudkan pelayanan yang berdampak,” pesan Pdt. Rahmat, menguatkan sub tema kegiatan yang diusung.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rudenim Medan Purbo Satrio menyampaikan apresiasinya atas dukungan Kemenag Kota Medan dan seluruh unsur yang terlibat. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun keharmonisan serta memperluas ruang pelayanan kemanusiaan di lingkungan Rudenim.

“Ibadah Raya ini bukan hanya menjadi ruang untuk mempererat hubungan spiritual, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antara Rudenim dan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut, sehingga pelayanan yang kami berikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan keagamaan.” ujarnya

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan tokoh agama untuk memperkuat kerukunan umat di Kota Medan. 

“Kita bersyukur dapat berkumpul dalam suasana penuh persaudaraan. Kegiatan ini membuktikan bahwa keberagaman bukan halangan untuk bersatu, tetapi justru menjadi kekuatan bagi kita semua,” ujarnya.

Kasi Bimas Kristen Kemenag Kota Medan Maruli Tua Hasugian juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi pelayanan yang berdampak bagi masyarakat dan para deteni.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara Rudenim Medan dan Kementerian Agama. Ibadah Raya ini menjadi bukti bahwa sinergi antarlembaga dapat menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan umat, terutama dalam membangun kerukunan, penguatan iman, dan suasana pelayanan yang harmonis.” ungkapnya.

Acara ditutup dengan foto bersama, menjadi simbol persatuan dan keberhasilan kegiatan Ibadah Raya ini. Lebih dari sekadar ritual ibadah, kegiatan ini menghadirkan pesan kuat bahwa persaudaraan, sinergi, dan keharmonisan di tengah keberagaman adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang damai, sejahtera, dan penuh sukacita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *