Medan (Humas) — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan terus memperkuat sinergi pembinaan keagamaan melalui rencana kerja sama (MoU) program tahfidz Al-Qur’an, kajian keagamaan, serta pengembangan majelis taklim. Audiensi yang berlangsung pada Senin (9/2/2026) tersebut dilaksanakan di ruang kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Medan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kota Medan Dr. H. Impun Siregar, MA didampingi Kasubbag Tata Usaha H. Untung Nasution, M.H.I. Turut hadir dari Lapas Perempuan Kelas IIA Tanjung Gusta Medan, Rahayu Styoreni, SH., M.Si, bersama Bela Fira Astriska, S.Tr.Pas (Kasubsi Pelayanan Tahanan), Isna Rahmadani Hasibuan, SH, Angel Grasella Pakpahan, SH, dan Hanna Silalahi.
Sementara itu, dari unsur penyuluh agama hadir M. Iqbal, S.Ag, M.H, H. Syarifuddin Pasaribu, S.Sos.I, M.Ikom, Herian Sani, S.H, M.H, Mahmud Hasan Nasution, S.Th.I, M.Ag, Naziah Masruroh Sagala, S.H.I, M.Ag, Mahmud Al-Kautsar Pulungan, S.Pd.I, M.Ps.I, Wan Nurainun, S.Ag, serta Leonhard Hutagalung, S.Th.
Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana program pembinaan keagamaan berkelanjutan, khususnya kegiatan tahfidz Al-Qur’an dan kajian rutin yang nantinya dikembangkan dalam bentuk program majelis taklim sebagai wadah pembinaan spiritual.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Tanjung Gusta Medan, Rahayu Styoreni, SH., M.Si, menyampaikan bahwa silaturahmi ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi pembinaan rohani yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan Kemenag dan para penyuluh agama agar program pembinaan keagamaan dapat berjalan optimal serta memberi dampak positif bagi pembinaan mental spiritual.
“Silaturahmi ini membahas rencana MoU kegiatan tahfidz, kajian-kajian keagamaan, dan pengembangan program majelis taklim sebagai bentuk pembinaan rohani yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar menyampaikan apresiasi terhadap rencana sinergi tersebut. Ia menilai kerja sama ini menjadi langkah positif dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan spiritual melalui program-program yang terarah.
“Kami menyambut baik rencana kerja sama ini karena pembinaan keagamaan, khususnya melalui program tahfidz, kajian keislaman, dan majelis taklim, sangat penting dalam membangun mental spiritual. Sinergi ini diharapkan dapat memberi manfaat nyata serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Kemenag Kota Medan berharap program pembinaan keagamaan dapat berjalan lebih optimal, memberikan manfaat spiritual, serta memperkuat mental dan moral bagi seluruh pihak yang terlibat.

