Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Seksi Zakat dan Wakaf bersama para Penyuluh Agama Islam melaksanakan penyerahan Al-Qur’an kepada Pondok Tahfidz Darul Huffaz Al-Ihsan, Kecamatan Medan Tuntungan. Rabu (10/12/2015). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus komitmen Kemenag dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan, khususnya penguatan literasi dan pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri.
Kedatangan rombongan Kemenag Kota Medan disambut hangat oleh pimpinan Pondok Tahfidz, Bagus Wiguna, beserta para ustadz dan santri. Dalam sambutannya, pimpinan pondok menyampaikan rasa syukur atas kepedulian Kemenag Kota Medan.
“Al-Qur’an adalah kebutuhan utama bagi para santri. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang setiap hari membimbing anak-anak dalam proses tahfiz. Semoga Allah membalas segala kebaikan dan perhatian dari Kementerian Agama Kota Medan,” ujar Bagus Wiguna.

Kepala Seksi Zakat dan Wakaf Kemenag Kota Medan, Firdansyah M. Hasibuan, M.M, menjelaskan bahwa penyaluran Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong tumbuhnya generasi Qur’ani. Tidak hanya sekadar mampu membaca dan menghafal, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Program ini adalah salah satu langkah kecil untuk memperkuat pendidikan keagamaan di masyarakat,” ungkapnya.

Turut hadir para Penyuluh Agama Islam Kota Medan, di antaranya: M. Iqbal, S.Ag, M.H (PAI Medan Polonia); H. Syarifuddin Pasaribu, S.Sos.I, M.I.Kom (PAI Medan Amplas); Mahmud Hasan Nasution, S.Th.I, M.Ag (PAI Medan Selayang); Herian Sani, S.H, M.H (PAI Medan Tuntungan); Wan Nurainun, S.Ag (PAI Medan Timur); Leli Marni Chaniago, S.H.I (PAI Medan Kota); Naziah Masruroh Sagala, S.H.I, M.A (PAI Medan Labuhan).
Para penyuluh berharap bantuan mushaf tersebut dapat menunjang proses belajar para santri sekaligus memperkuat nilai keagamaan di lingkungan pesantren. Mereka juga menegaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius di tengah masyarakat.
Kegiatan penyerahan berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Usai prosesi simbolis, rombongan berkesempatan melihat aktivitas para santri serta berdialog dengan pengurus pondok. Pihak pondok berharap sinergi antara Kemenag Kota Medan dan lembaga pendidikan Islam dapat terus berlanjut demi memperkuat dakwah dan pendidikan Islam di Kota Medan.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Medan berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program keagamaan, serta tumbuhnya semangat untuk menjaga dan memuliakan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

