Kepala KUA Medan Sunggal Gelar Nikah Gratis di Stand Kemenag, Pengunjung Antusias

Medan (Humas) Inisiatif pernikahan gratis yang digelar di stand Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan pada perhelatan MTQ ke-59 Kota Medan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Program ini diprakarsai oleh Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memeriahkan kegiatan MTQ.

Pelaksanaan akad nikah berlangsung pada Minggu, (12/4/2026), di lokasi MTQ ke-59 Kota Medan, JL.Gatot Subroto Km 5, Kelurahan Simpang Tanjung/Tomang Elok Medan. Pasangan yang melangsungkan pernikahan adalah Irfan Ramadhan dan Atika Zahra. Dalam prosesi tersebut, pernikahan dilaksanakan dengan wali hakim, sementara dua saksi yang hadir adalah H. Ahmad Kamil Harahap, S.Ag., M.Si dari Kemenag Kota Medan dan Idris.

Akad nikah berlangsung dengan khidmat dan penuh haru. Mahar yang diberikan berupa emas seberat 2 gram serta uang sebesar Rp. 157.225, sebagai simbol kesungguhan dan tanggung jawab mempelai pria. Kehadiran para pejabat Kementerian Agama Kota Medan turut menambah kesan istimewa dalam prosesi sakral tersebut.

Dalam nasihat pernikahannya, H. Agus Salim menyampaikan doa dan harapan terbaik kepada kedua mempelai. Ia menekankan pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis, penuh cinta, dan dilandasi nilai-nilai keimanan.
“Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua hati, dua keluarga, dan dua perjalanan hidup. Jadikan rumah tangga sebagai tempat berlabuhnya ketenangan, dipenuhi kasih sayang, serta dilandasi iman dan takwa kepada Allah SWT.”, ujar Agus Salim

Sementara itu, Irfan Ramadhan mengungkapkan rasa bahagia dan terhormat atas kesempatan menikah di lokasi MTQ yang disaksikan banyak pihak. Ia mengaku momen tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi dirinya dan keluarga.

Program pernikahan gratis di stand Kemenag Kota Medan tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan nilai religius dan kebersamaan dalam momentum MTQ ke-59. Kegiatan ini menjadi bukti nyata pelayanan publik yang humanis sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *