Kepala KUA Medan Sunggal, Sampaikan Duka Dengan Doa dan Nasihat

Medan (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan kata sambutan penuh duka dalam prosesi pelepasan jenazah almarhumah Sapriyanti binti Saimin yang wafat pada usia 55 tahun. Almarhumah merupakan istri dari Drs. H. Azhar, staf KUA Kecamatan Medan Sunggal. Prosesi berlangsung di rumah duka yang beralamat di JL. Pinang Baris, Gang Pendidikan Nomor 1A, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, pada Rabu, (1/4/ 2026).

Dalam sambutannya, Agus Salim menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan almarhumah agar segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT serta diampuni segala dosa-dosanya. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, terlebih saat beliau mengingatkan : “bahwa kematian adalah ketetapan Allah yang pasti akan dialami oleh setiap insan”, ujar Agus Salim

Selain itu, beliau juga menyampaikan : “Ucapan terima kasih kepada keluarga besar Azhar dan almarhumah yang selama ini telah memberikan kontribusi dan pengabdian kepada Kementerian Agama. Menurutnya, dedikasi dan ketulusan dalam bekerja menjadi amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya, serta menjadi teladan bagi rekan-rekan sejawat”, tambahnya

Dalam pesan khususnya, Agus Salim berpesan kepada anak-anak almarhumah agar senantiasa mendoakan orang tua, terutama ibu yang telah berpulang. Ia menekankan bahwa doa anak yang saleh dan salehah merupakan salah satu amalan yang tidak terputus bagi orang tua yang telah wafat. Selain itu, beliau juga mengajak keluarga untuk tetap tabah, ikhlas, dan memperkuat keimanan dalam menghadapi ujian ini.

Mengakhiri sambutannya, beliau mengingatkan bahwa setiap musibah mengandung hikmah dan menjadi pengingat bagi yang masih hidup untuk senantiasa memperbaiki diri serta meningkatkan amal ibadah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, serta almarhumah ditempatkan di sisi terbaik di hadapan Allah SWT.

Sambutan Kepala KUA Medan Sunggal tidak hanya berisi ungkapan duka, tetapi juga sarat dengan doa, penghargaan atas pengabdian almarhumah, serta nasihat keimanan bagi keluarga yang ditinggalkan. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya keikhlasan, doa, dan kesabaran dalam menghadapi takdir Allah SWT.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *