Medan (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal menunjukkan kepedulian kelembagaan dengan menyerahkan santunan duka cita atas wafatnya Hj. Masnilawati Nasution binti Muhammad Ridho, mertua dari H.Marwan Rangkuti, S.Ag., Staf KUA Medan Sunggal. Almarhumah meninggal dunia pada Sabtu, 31 Januari 2026, dalam usia 72 tahun.
Penyerahan santunan duka dilaksanakan pada Senin, (2/02/ 2026), bertempat di Kantor KUA Kecamatan Medan Sunggal, JL.Seroja No. 1, Medan. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I, sebagai bentuk empati dan solidaritas keluarga besar ASN KUA Medan Sunggal kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Salim menyampaikan belasungkawa yang mendalam sekaligus memberikan nasihat duka kepada Marwan Rangkuti dan keluarga agar senantiasa bersabar dan ikhlas dalam menerima ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Menurutnya, musibah merupakan ujian keimanan yang harus dihadapi dengan penuh tawakal dan keyakinan.
“Kami atas nama keluarga besar ASN KUA Medan Sunggal turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Agus Salim saat menyerahkan santunan.
Santunan duka tersebut merupakan hasil pengumpulan dari ASN di lingkungan KUA Kecamatan Medan Sunggal sebagai wujud kebersamaan dan rasa kekeluargaan antarpegawai. Kepala KUA berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga, meskipun nilainya tidak sebanding dengan kehilangan yang dirasakan.
Sementara itu, Marwan Rangkuti menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas perhatian, kepedulian, serta nasihat yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas santunan dan nasihat yang diberikan. Insya Allah, segala kebaikan ini akan kami amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Marwan Rangkuti dengan penuh haru.
Penyerahan santunan duka ini mencerminkan kuatnya nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas kelembagaan di lingkungan KUA Kecamatan Medan Sunggal. Selain sebagai bentuk empati, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi serta menegaskan peran KUA tidak hanya sebagai lembaga pelayanan keagamaan, tetapi juga sebagai keluarga besar yang saling menguatkan dalam suka dan duka.(Paidi)

