Kolaborasi Kepala KUA Medan Sunggal dan Perwiritan Ibu-Ibu Ex Linud Kodam I/BB Sukseskan Gebyar Festival Sholawat

Medan (Humas) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Perwiritan Ibu-Ibu Asrama Ex Linud Kodam I/BB, digelar Gebyar Festival Sholawat yang berlangsung meriah di Cutbang Kuphi, Jalan Abadi No. 52, Medan Sunggal.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi antara Kepala KUA Kecamatan Medan Sunggal, penyuluh agama Islam, serta jajaran perwiritan ibu-ibu. Ketua panitia sekaligus Ketua Perwiritan, Ibu Eka Jabidar Mohan, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan majelis taklim dan kegiatan keagamaan seperti ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Kota Medan Muhammad Fadli Lubis, S.Pd.I, yang juga merupakan PLO KUA Medan Sunggal, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Paidi, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Sunggal.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Medan Sunggal, Bapak Irfan Abdillah, S.STP, yang dalam sambutannya menyampaikan cita-cita untuk membentuk majelis taklim ibu-ibu se-Kecamatan Medan Sunggal agar lebih terkoordinasi dan solid. Ia juga berencana mengadakan pengajian bersama minimal satu kali setiap bulan di seluruh wilayah kecamatan.

Sementara itu, Kepala KUA Medan Sunggal, Bapak H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I, dalam arahannya mengimbau agar masyarakat senantiasa memperbanyak sholawat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, amalan sholawat bukan hanya bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana untuk menenangkan hati dan memperkuat ikatan ukhuwah antarumat.

“Dengan memperbanyak sholawat, hati akan menjadi tenang, hubungan antarsesama semakin harmonis, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW akan semakin tumbuh dalam diri setiap umat Islam,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan memperbanyak sholawat setiap hari. “Rasulullah SAW setiap hari bershalawat sebanyak 70 kali. Mari kita jadikan sholawat sebagai amalan rutin untuk mempererat kecintaan kepada Nabi,” tambahnya.

Selain itu, beliau menegaskan pentingnya pendataan majelis taklim di Kecamatan Medan Sunggal agar terdaftar secara resmi di KUA. Dengan adanya data yang rapi dan valid, kerja sama antara majelis taklim dan pemerintah akan semakin kuat, sehingga program pembinaan keagamaan dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

Festival sholawat kali ini diikuti oleh 52 grup peserta dari berbagai daerah, antara lain Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, serta peserta terbanyak dari Kota Medan. Antusiasme para peserta dan masyarakat menjadikan acara ini penuh semangat dan kebersamaan dalam mengumandangkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *