KUA dan LPTQ Medan Baru Gelar Pelatihan Tahfidz untuk Tingkatkan Kemampuan Hafalan Peserta

Medan (Humas) — Menutup rangkaian kegiatan pembinaan Al-Qur’an sepanjang tahun 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Medan Baru menggelar Pelatihan Pembinaan Al-Qur’an pada Ahad, 28 Desember 2025, bertempat di Aula Kantor Camat Medan Baru.


Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini menjadi agenda pembinaan terakhir KUA Medan Baru di tahun 2025. Meski dilaksanakan di penghujung tahun, antusiasme peserta tetap tinggi. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat sebagai wujud kesungguhan dalam memperbaiki bacaan serta memperkuat hafalan Al-Qur’an.


Pelatihan diawali dengan pembekalan materi mengenai metode pembinaan Al-Qur’an yang efektif, meliputi teknik pengulangan hafalan, penghayatan makna ayat, serta penerapan metode talaqqi. Materi tersebut kemudian dipraktikkan secara langsung melalui pembinaan hafalan bersama dengan fokus pada Surat Al-Maidah ayat 10 hingga 22.


Sesi pembinaan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, H. Sibawaihi, Lc., M.Th.I, yang menyampaikan materi secara komunikatif dan penuh motivasi.

“Menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengejar banyaknya ayat, tetapi bagaimana kita menjaga hubungan hati dengan firman Allah. Konsistensi adalah kunci agar hafalan tetap terpelihara,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Rahmat Siregar, S.Pd.I turut mendampingi peserta dengan memberikan arahan teknis agar metode pembinaan berjalan secara benar dan terstruktur.

“Kami berharap pembinaan ini menjadi bekal awal bagi peserta untuk terus meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an, meskipun rangkaian kegiatan tahun ini telah berakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Medan Baru, Sukma Dewi, S.STP., M.Si, menyampaikan apresiasinya atas sinergi KUA dan LPTQ dalam pembinaan keagamaan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya membina aspek spiritual, tetapi juga memperkuat karakter dan ketahanan moral masyarakat. Kami berharap program pembinaan Al-Qur’an terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Medan Baru, Frans SR. H. Siahaan, S.STP., M.SP, menegaskan dukungan penuh pihak kecamatan terhadap program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan pembinaan Al-Qur’an ini. Semoga melalui pelatihan tahfidz dan pembinaan berkelanjutan, masyarakat Medan Baru semakin menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, pihak KUA dan LPTQ Kecamatan Medan Baru menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi penutup rangkaian pembinaan keagamaan tahun 2025 sekaligus penguat komitmen untuk terus melanjutkan program pembinaan Al-Qur’an pada tahun-tahun mendatang.


Pelatihan Pembinaan Al-Qur’an ini diharapkan menjadi refleksi akhir tahun yang bermakna serta penguat semangat masyarakat dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan tuntunan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *