Medan (Humas) — Di sela-sela kegiatan pembekalan da’i dan mubalig yang dilaksanakan penyuluh FKPAI Kota Medan di Rencong Kopi, Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor, secara spontan Kepala KUA Medan Johor, Drs. H. Ahmad Yani Siregar, M.A, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A, menyerahkan sejumlah paket pakaian layak pakai kepada penyuluh FKPAI Kota Medan untuk disalurkan ke wilayah terdampak bencana banjir, Selasa (9/12/2025).
Bantuan ini menjadi dukungan tambahan bagi penyuluh P3K yang telah merencanakan pengantaran sembako ke daerah terdampak pada Kamis mendatang. Pemberian bantuan berlangsung sederhana namun penuh kepedulian, mencerminkan komitmen KUA Medan Johor dan Kemenag Kota Medan dalam ikut serta membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, H. Impun Siregar mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di setiap tingkatan untuk turut mengambil peran aktif dalam aksi kemanusiaan.
“Kami berharap setiap unit kerja di lingkungan Kemenag dapat melakukan hal yang sama. Ini bentuk kepedulian kita kepada saudara-saudara yang sedang diuji. Jangan menunggu besar, selagi bisa membantu, lakukan,” tegasnya.
Mengamini hal tersebut, Kepala KUA Medan Johor, H. Ahmad Yani Siregar menambahkan bahwa aksi berbagi ini adalah wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama.
“Sebagai bentuk syukur karena kita tidak mengalami apa yang dialami saudara-saudara kita, sudah selayaknya kita berbagi, meskipun hanya sesuai kemampuan. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi kepedulian adalah yang utama,” ujarnya.
Para penyuluh FKPAI Kota Medan menyambut baik bantuan yang diberikan, dan berkomitmen memastikan seluruh pakaian layak pakai serta sembako yang akan dibawa dapat tersalurkan kepada warga yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa semangat solidaritas dan gotong royong di lingkungan Kemenag Kota Medan terus tumbuh kuat, terutama saat masyarakat membutuhkan dukungan di tengah bencana. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan di wilayah-wilayah terdampak banjir.

