Medan (Humas) — Untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi masyarakat, KUA Kecamatan Medan Marelan menggelar kegiatan Bimbingan dan Sosialisasi Program Keluarga Sakinah dan Maslahat, yang berlangsung di Kantor Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Kamis (25/9)
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Medan Marelan, H. Mukhtar Hasibuan, dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh perempuan, hingga pasangan muda yang menjadi sasaran utama program ini.
Dalam sambutannya, H. Mukhtar Hasibuan menyampaikan bahwa konflik rumah tangga seringkali terjadi karena kurangnya pemahaman pasangan tentang nilai-nilai pernikahan yang islami dan komunikatif.
“Keluarga yang kuat bukan hanya dibangun dari cinta, tapi juga dari kesadaran spiritual, komunikasi yang sehat, dan kemampuan menyelesaikan konflik secara dewasa. Semua itu harus diajarkan dan dilatih sejak dini,” ujar beliau.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, yang menekankan perlunya peningkatan edukasi keagamaan dalam rangka menekan angka perceraian yang cukup tinggi di Kota Medan.
Dalam pemaparannya, para narasumber menjelaskan materi terkait peran suami istri dalam Islam, pentingnya komunikasi dan pengendalian emosi, serta langkah-langkah membangun rumah tangga yang maslahat di tengah tantangan zaman.
Antusiasme peserta tampak tinggi, terutama dalam sesi tanya jawab yang menggali persoalan nyata di masyarakat. KUA Medan Marelan berharap, kegiatan ini dapat mencetak agen-agen perubahan yang mampu menjadi pelopor pembinaan keluarga harmonis di lingkungan masing-masing.
“Kami ingin membentuk komunitas sadar keluarga sakinah yang bisa berperan aktif dalam menekan potensi konflik rumah tangga di masyarakat,” pungkas H. Mukhtar Hasibuan.

