KUA Medan Perjuangan Ajak Masyarakat Perkuat Pondasi Keluarga Sakinah Maslahah

Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan melaksanakan kegiatan Pelibatan Masyarakat dalam Bimbingan Keluarga Sakinah Maslahah di Aula Kantor Camat, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, bersama Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, MA, serta diikuti oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, penyuluh agama, dan perwakilan warga dari berbagai kelurahan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan H. Impun Siregar menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil bangsa yang memiliki peran besar dalam membangun masyarakat yang damai, berakhlak, dan sejahtera. Ia menyoroti pentingnya memperkuat nilai-nilai keagamaan dan komunikasi dalam keluarga agar terhindar dari berbagai permasalahan sosial.

“Pondasi keluarga harus kuat, karena dari sanalah lahir generasi yang berakhlak dan berdaya saing. Kementerian Agama melalui program Bimbingan Keluarga Sakinah hadir untuk memperkuat nilai-nilai tersebut. Jangan mudah mengucapkan kata cerai, mari kita jaga keharmonisan dan saling memahami dalam rumah tangga,” ujar beliau.

Kakan Kemenag H. Impun Siregar juga menambahkan bahwa angka perceraian di Kota Medan yang masih cukup tinggi menjadi perhatian bersama. Karena itu, Kementerian Agama terus berupaya melakukan pembinaan berkelanjutan melalui kegiatan bimbingan, penyuluhan, dan layanan kepada masyarakat.

“Kami mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk ikut menyebarkan nilai-nilai keluarga maslahah di lingkungannya masing-masing. Dengan sinergi bersama, kita bisa mewujudkan masyarakat Medan yang harmonis, religius, dan berdaya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Medan Perjuangan, H. Ramlan, MA, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KUA dalam mendukung terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat memahami bahwa keluarga sakinah tidak hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang tanggung jawab, kejujuran, dan saling menghormati. Jika nilai-nilai ini diterapkan, insya Allah rumah tangga menjadi kuat dan masyarakat pun tentram,” ungkap H. Ramlan.

Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam membina keluarga yang harmonis dan bahagia.

Melalui program seperti ini, KUA Medan Perjuangan berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga komunikasi, saling menghormati, serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman utama dalam membangun keluarga yang sakinah dan maslahah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *