Kuatkan Iman dan Doa, PAI KUA Medan Petisah Berikan Bimbingan Rohani Di RS SMEC Medan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Petisah, Muhammad Zahid Nasution, Heriansyah Harahap, Nurlely dan Komala Dewi melaksanakan kegiatan bimbingan rohani di Rumah Sakit Mata SMEC Medan pada hari Kamis, 09 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan spiritual kepada pasien, keluarga pasien, serta tenaga medis agar senantiasa diberikan ketenangan dan kesabaran dalam menghadapi ujian kesehatan.

Bimbingan rohani tersebut berlangsung dengan suasana penuh kehangatan dan kekhusyukan. Para pasien yang sedang menjalani perawatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari tausiyah singkat, doa bersama, hingga sesi motivasi keagamaan yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan menyentuh hati.

Dalam penyampaiannya, Nurlely menekankan pentingnya kesabaran dan tawakal dalam menghadapi sakit. “Sakit adalah ujian dari Allah SWT, namun di balik ujian tersebut terdapat pengampunan dosa dan peningkatan derajat bagi hamba-Nya yang sabar,” ujarnya.

Ia juga mengajak para pasien untuk tidak meninggalkan ibadah meskipun dalam kondisi sakit. Dijelaskan bahwa Islam memberikan kemudahan dalam beribadah sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Dalam kondisi apapun, shalat tetap menjadi kewajiban, namun Allah memberikan keringanan sesuai keadaan hamba-Nya. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah kepada kita,” tambahnya.

Selain memberikan tausiyah, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Muhammad Zahid. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan dapat memberikan kekuatan batin, kesembuhan, serta ketenangan bagi seluruh pasien yang sedang menjalani perawatan.

Salah satu keluarga pasien mengungkapkan rasa terima kasih atas kegiatan tersebut. “Kami merasa lebih tenang setelah mengikuti bimbingan rohani ini. Kata-kata yang disampaikan sangat menyejukkan hati dan memberi harapan bagi kami,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang diuji dengan sakit. Kegiatan bimbingan rohani ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan nilai-nilai keagamaan di tengah pelayanan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *