MEDAN (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Sunggal melalui tim Penyuluh Agama Kristen melakukan aksi nyata pelayanan umat dengan menyelenggarakan Bimbingan Penyuluhan bagi para pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan, Senin (23/02/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan mental dan pemulihan spiritual bagi masyarakat yang sedang terbaring sakit. Tim penyuluh yang turun langsung dalam kegiatan ini dipimpin oleh Sindar Purba, S.Th., M.Pd, didampingi rekan sejawat yaitu Drames Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K, Torang Maulitua, S.Th., M.Pd.K, Risda Wati Bretu, M.Pd.K, serta Jenty Sitanggang, S.Th., M.Pd.K. Kehadiran para abdi negara ini disambut dengan baik oleh pihak manajemen rumah sakit yang diwakili oleh Ibu Erlina Siregar, S.Keb.
Sebagai landasan teologis, Sindar Purba. memaparkan nats Alkitab yang tertulis dalam Amsal 17:22:
“Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Dalam penjelasannya, Sindar Purba, menekankan bahwa kesehatan manusia bersifat holistikāmencakup fisik, mental, dan spiritual. “Tugas kami sebagai penyuluh adalah memastikan bahwa di tengah kelemahan fisik, iman para pasien tidak ikut melemah. Kegembiraan yang dimaksud bukanlah kegembiraan duniawi, melainkan sukacita yang bersumber dari penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan,” ujarnya di sela-sela kunjungan ke bangsal pasien.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar kunjungan rutin, tetapi juga bentuk kolaborasi harmonis antara Kementerian Agama Kota Medan dengan instansi kesehatan daerah. Erlina Siregar selaku pendamping dari pihak RSUD Pirngadi, menyampaikan bahwa kehadiran penyuluh agama sangat membantu tenaga medis dalam menjaga stabilitas emosional pasien. “Pasien yang memiliki harapan dan iman yang kuat cenderung lebih kooperatif dalam menjalani prosedur medis. Kami sangat berterima kasih atas kunjungan tim penyuluh dari KUA Medan Sunggal ini,” ungkap Erlina.
Selama kegiatan, para penyuluh secara bergantian memberikan penguatan personal dan doa bagi kesembuhan pasien secara satu per satu. Suasana haru dan penuh harapan tampak menyelimuti ruangan bimbingan saat para pasien mulai berbagi keluh kesah dan dikuatkan oleh pesan-pesan firman Tuhan yang disampaikan dengan lembut oleh tim.
Menutup rangkaian kegiatan, Drames Lumbantobing dan tim lainnya menegaskan komitmen mereka untuk terus melakukan bimbingan secara berkala. Hal ini sejalan dengan misi Kementerian Agama dalam menghadirkan agama sebagai inspirasi dan solusi bagi setiap persoalan masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan kesehatan.
Dengan terlaksananya bimbingan penyuluhan ini, diharapkan para pasien di RSUD Pirngadi Medan dapat lebih bersemangat dalam menjalani proses pemulihan, meyakini bahwa di balik setiap ujian, ada penyertaan Tuhan yang senantiasa menguatkan.(SP/PAI).

