Medan (Humas) – Bersedekah Al-Qur’an menjadi salah satu cara mulia dalam memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kitab suci. Hal inilah yang dilakukan Agus Melan, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Selayang, yang menyalurkan sedekah Al-Qur’an di Masjid Al-Ikhwan, Kecamatan Medan Selayang, Senin (10/11). Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, Ponidi, yang juga mendukung aksi berbagi tersebut.
Masjid Al-Ikhwan dikenal sebagai salah satu masjid yang aktif dalam kegiatan keagamaan. Setiap hari selepas salat Magrib, anak-anak dan remaja mengikuti kegiatan belajar serta mengaji Al-Qur’an di masjid tersebut. Bahkan setiap Minggu pagi, banyak anak-anak datang untuk memperdalam ilmu agama. Keaktifan ini menjadi alasan bagi Agus Melan untuk menyalurkan mushaf Al-Qur’an agar kegiatan belajar mengaji semakin semarak dan bermanfaat bagi jamaah.
“Kami melihat semangat anak-anak dan masyarakat di Masjid Al-Ikhwan sangat luar biasa. Karena itu, kami ingin mendukung dengan bersedekah Al-Qur’an agar kegiatan belajar dan mengaji di sini semakin hidup,” ujarnya.
Kegiatan berbagi ini juga menjadi sarana untuk menguatkan nilai-nilai keikhlasan dan semangat dakwah di tengah masyarakat. Menurutnya, sedekah Al-Qur’an bukan hanya bentuk amal sosial, tetapi juga ibadah yang bernilai jariyah.
“Sedekah Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan. Selama mushaf itu dibaca dan dimanfaatkan, pahala akan terus mengalir kepada pemberinya, bahkan setelah ia meninggal dunia,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Al-Qur’an merupakan petunjuk dan cahaya bagi umat Islam. Karena, setiap mushaf yang disedekahkan akan menjadi saksi kebaikan bagi pemberinya di hadapan Allah SWT kelak.
“Dengan menyedekahkan Al-Qur’an, kita membantu orang lain mendapatkan petunjuk hidup. Amal seperti ini akan menjadi perisai di akhirat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” terangnya.
Selain itu, Agus menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penyerahan mushaf, tetapi juga ajakan kepada masyarakat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan peduli terhadap pendidikan Al-Qur’an di lingkungan masing-masing. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat luas untuk meneladani semangat berbagi melalui sedekah Al-Qur’an. Ia juga berharap, ke depannya semakin banyak masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menyebarkan manfaat dan keberkahan Al-Qur’an di tengah kehidupan umat.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi agar semakin banyak umat Islam yang ikut berkontribusi dalam menyebarkan manfaat Al-Qur’an. Semoga langkah kecil ini menjadi amal besar di sisi Allah SWT,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Medan Selayang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran penyuluh agama sebagai penggerak dakwah dan pembina umat. Sedekah Al-Qur’an diharapkan tidak hanya membawa berkah bagi penerima, tetapi juga menjadi amal jariyah yang menerangi kehidupan masyarakat.

