Medan (Humas) — MAPN 4 Medan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peran dan Fungsi Keselamatan Berlalu Lintas serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Aula MAPN 4 Medan. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dan dewan guru dengan tujuan meningkatkan kesadaran serta keterampilan dasar dalam menghadapi situasi darurat, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan transportasi dan kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala MAPN 4 Medan, Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., MA. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya edukasi keselamatan berlalu lintas dan pertolongan pertama sejak usia sekolah.
“Pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dan pertolongan pertama gawat darurat merupakan bekal penting bagi siswa. Dengan pengetahuan ini, siswa diharapkan mampu melindungi diri sendiri serta membantu orang lain ketika menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Pemateri utama dalam kegiatan ini, Ricky Adi Utama, menyampaikan materi secara komprehensif mengenai peran dan fungsi keselamatan berlalu lintas serta teknik dasar PPGD. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif, disertai contoh kasus serta simulasi sederhana agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Keselamatan di jalan raya dimulai dari kesadaran diri sendiri. Begitu pula dengan pertolongan pertama, tindakan awal yang tepat dapat menyelamatkan nyawa sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Pelabuhan Belawan, Aiptu Rud Hutahayan, yang memberikan penguatan materi terkait keselamatan berlalu lintas. Ia mengingatkan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas, khususnya bagi pelajar.
“Pelajar harus memahami aturan lalu lintas sejak dini agar terhindar dari kecelakaan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, baik di jalan raya maupun di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Sementara itu, Humas RS Eshmun, Fina Harahap, menambahkan wawasan dari sisi kesehatan mengenai penanganan awal korban kecelakaan.
“Pertolongan pertama yang cepat dan benar sangat menentukan kondisi korban. Oleh karena itu, penting bagi siswa dan guru untuk mengetahui langkah-langkah dasar PPGD,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif bertanya, berdiskusi, serta mengikuti simulasi yang diberikan oleh pemateri. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat dan kesadaran siswa terhadap pentingnya keselamatan serta keterampilan pertolongan pertama.
Dalam penutupan kegiatan, Kepala MAPN 4 Medan berharap agar materi yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan teoritis, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap kegiatan ini dapat membentuk siswa MAPN 4 Medan menjadi pribadi yang peduli, tanggap, dan bertanggung jawab terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MAPN 4 Medan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan karakter, kesehatan, dan keselamatan bagi seluruh warga madrasah.

