Medan (Humas) Kepala KUA Medan Sunggal, yang diwakili oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, yang sekaligus menjadi Koordinator Masjid Ramah Pemudik Ramadan 2026 M, meninjau langsung beberapa lokasi masjid yang siap menjadi tempat peristirahatan bagi pemudik. Salah satunya adalah Masjid Isti’adah yang beralamat di Jalan Amal No. 4, Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis, (12/3/2026).
Kerjasama yang solid antara BKM Masjid Isti’adah dengan KUA Medan Sunggal menjadi landasan utama dalam mendukung kesuksesan program Masjid Ramah Pemudik. Paidi menekankan pentingnya masjid sebagai tempat yang tidak hanya digunakan untuk ibadah, tetapi juga untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah selama perjalanan mereka. Dengan demikian, masjid menjadi sarana sosial yang turut mendukung kelancaran arus mudik di bulan Ramadan.
Fasilitas-fasilitas yang telah dipersiapkan di antaranya adalah akses 24 jam untuk memudahkan pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat kapan saja. Selain itu, pihak pengelola juga memastikan bahwa keamanan masjid dan area parkir akan dijaga dengan ketat. “Kami ingin memastikan bahwa para pemudik merasa aman dan nyaman, baik saat berada di masjid maupun ketika parkir kendaraan mereka,” jelas Paidi.
Selain itu, KUA Medan Sunggal bersama pengurus masjid juga menyiapkan fasilitas kesehatan, seperti ruang layanan kesehatan darurat yang akan diakses oleh pemudik yang merasa tidak sehat selama perjalanan. Kebersihan lingkungan masjid dan fasilitas sanitasi seperti toilet juga menjadi perhatian serius untuk memastikan kenyamanan para pemudik. Tidak hanya itu, untuk menunjang kenyamanan lebih lanjut, disediakan juga area untuk beristirahat, air minum, serta makanan ringan.
Salah satu inovasi yang juga disiapkan adalah fasilitas pengisian baterai atau charging station untuk HP dan perangkat elektronik lainnya, guna memastikan para pemudik tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga atau melakukan koordinasi perjalanan. “Dengan fasilitas seperti ini, kami berharap masjid menjadi tempat yang benar-benar mendukung para pemudik dalam menjalani perjalanan mereka,” tambah Paidi.
Paidi juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pengurus BKM Masjid Isti’adah yang telah bekerja sama untuk mewujudkan program Masjid Ramah Pemudik ini. “Bekerja bersama untuk menyukseskan program ini adalah suatu kebanggaan. Semoga masjid ini bisa menjadi tempat yang bermanfaat dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tuturnya.
Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan, Masjid Isti’adah di Medan Sunggal siap menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik di bulan Ramadan 2026. Program Masjid Ramah Pemudik ini tidak hanya memberikan kemudahan fisik, tetapi juga menegaskan peran masjid sebagai pusat pelayanan sosial yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam suasana yang penuh berkah. Kolaborasi antara KUA Medan Sunggal dan pengurus BKM diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, terutama bagi para pemudik yang memerlukan tempat istirahat yang aman dan nyaman.(Paidi).

