Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Medan Petisah, Heriansyah Harahap, M.Ag melaksanakan pembinaan keagamaan bagi generasi muda melalui kegiatan kajian bersama Remaja Masjid Setia Al-Mukarram, Kamis (11/12/2025).
Mengangkat tema “Mencintai Al-Qur’an di Zaman Penuh Digital”, kegiatan ini menjadi wadah bagi remaja untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah arus teknologi yang begitu cepat dan mudah memengaruhi pola pikir serta kebiasaan generasi muda.
Dalam pemaparannya, Heriansyah menekankan bahwa tantangan remaja saat ini bukan lagi sekadar malas membaca Al-Qur’an, tetapi tergeser oleh aktivitas digital yang menguras waktu dan perhatian. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk membangun disiplin dan kesadaran agar Al-Qur’an tetap menjadi pedoman utama dalam kehidupan.
“Kita hidup di zaman yang sangat mudah mengalihkan perhatian. Scroll media sosial bisa menghabiskan berjam-jam tanpa disadari. Karena itu, remaja harus punya tekad kuat untuk menyisihkan waktu khusus membaca Al-Qur’an setiap hari. Walau hanya beberapa ayat, yang penting konsisten,” ujar Heriansyah.
Ia juga menambahkan bahwa kecintaan kepada Al-Qur’an bukan sekadar membaca, tetapi memahami makna dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi, menurutnya, bisa menjadi partner yang mendukung semangat tersebut.
“Gunakan teknologi sebagai sahabat kebaikan. Aplikasi Al-Qur’an, kajian virtual, atau murottal di ponsel adalah fasilitas yang Allah mudahkan untuk kita. Kalau remaja bisa memanfaatkannya, insyaAllah mereka tetap berada di jalan yang benar meski hidup di era digital,” tambahnya.
Dalam sesi diskusi, Heriansyah turut memberikan nasihat mengenai cara mengendalikan diri dari konten negatif yang sering muncul di media sosial. Ia mengajak remaja untuk menjaga lingkungan digital agar tetap sehat dan bermanfaat.
“Apa yang kalian lihat setiap hari akan membentuk hati dan pikiran. Maka, jagalah feed kalian. Ikuti akun-akun yang mengajak kepada kebaikan, tinggalkan yang membawa lalai. Itu bagian dari menjaga hati,” tuturnya.
Para remaja terlihat aktif bertanya dan berdiskusi seputar cara memperbaiki kualitas ibadah dan menjaga konsistensi tilawah. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Pengurus Remaja Masjid Setia Al-Mukarram, Deni Setiawan, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran penyuluh.
“Kajian ini sangat bermanfaat. Remaja membutuhkan arahan yang tepat, apalagi di zaman digital yang serba cepat. Kami berharap pembinaan dari KUA Medan Petisah terus berlanjut,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Medan Petisah berharap generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman utama dalam menghadapi tantangan zaman.

