Menjemput Kesembuhan Lewat Doa dan Ikhtiar, Penyuluh KUA Medan Baru Dampingi Pasien Ginjal di RSU Mitra Sejati

Medan (Humas) — Kehadiran negara melalui layanan keagamaan terus dirasakan hingga ke ruang-ruang perawatan rumah sakit. Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru melaksanakan Bimbingan Rohani Islam (Bimroh) kepada pasien penderita penyakit ginjal di RSU Mitra Sejati, Selasa (13/1/2026).

Bimbingan rohani tersebut dilaksanakan di Ruang 417 dan diberikan kepada Ibu Manyar, pasien yang tengah menjalani perawatan intensif. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Syahmuda Nasution, S.Ag, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru.

Dalam bimbingannya, Syahmuda Nasution mengangkat tema “Berobat adalah Upaya (Usaha) untuk Sehat dan Bagian dari Ibadah”. Ia menegaskan bahwa Islam mendorong umatnya untuk melakukan ikhtiar lahiriah melalui pengobatan medis, sekaligus memperkuat ikhtiar batin dengan doa dan munajat kepada Allah SWT.

“Berobat merupakan bentuk ikhtiar seorang hamba, sedangkan doa adalah inti dan puncak ibadah. Keduanya harus berjalan seiring sebagai tumpuan untuk meraih kesehatan dan kesembuhan,” ujarnya.

Selain memberikan nasihat keagamaan, kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama dan motivasi spiritual agar pasien tetap sabar, tenang, serta optimis dalam menghadapi ujian sakit. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan batin dan kekuatan iman, yang menjadi faktor penting dalam proses pemulihan.

Kegiatan Bimbingan Rohani Islam ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan KUA Kecamatan Medan Baru yang menyasar masyarakat lintas ruang dan kondisi, termasuk di rumah sakit. Melalui layanan ini, KUA Medan Baru berharap nilai-nilai keagamaan dapat menjadi penguat mental dan spiritual pasien, serta menghadirkan harapan di tengah ujian sakit yang dijalani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *