Menyemai Pendidikan Taqwa, Dakwah Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal di Masjid Al-Huda

Medan (Humas) Kegiatan dakwah penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal berlangsung penuh berkah di Masjid Al-Huda, Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal. Acara dimulai dengan salat Isya berjamaah yang dipimpin langsung oleh Paidi, S.Ag., seorang penyuluh agama Islam dari KUA Medan Sunggal.pada Jum’at (13/3/2026). Suasana khusyuk terlihat di antara jamaah yang hadir, menandakan antusiasme mereka dalam mengikuti rangkaian ibadah.

Setelah salat Isya, dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Paidi. Dalam tausiah tersebut, Paidi mengingatkan jamaah bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan pendidikan spiritual untuk mencapai taqwa. “Ramadan adalah kesempatan bagi kita untuk menanamkan nilai-nilai taqwa dalam kehidupan kita. Banyak orang yang berpuasa, namun hanya merasa lapar dan haus saja, karena mereka tidak memahami makna sesungguhnya dari puasa. Maka, mari kita jadikan Ramadan sebagai sarana untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah,” ujar Paid di hadapan jamaah yang hadir.

Selain Paidi dan Muhammad Syafwan Rizal, turut hadir dalam acara ini ketua BKM Masjid Al-Huda, Samiadi, bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat seperti Zainal Abidin Sitanggang, Suyanto, Adrianto, dan Ali Hamzah. Kehadiran mereka menambah semaraknya acara ini, dan menjadi wujud sinergi antara tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pendidikan agama di lingkungan mereka. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta umat yang lebih taqwa dan semakin mendekatkan diri kepada Allah, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Kegiatan dakwah yang disampaikan oleh Paidi, S.Ag. di Masjid Al-Huda tidak hanya memberikan wawasan spiritual mengenai makna Ramadan, tetapi juga mempererat ukhuwah antara jamaah, tokoh agama, dan masyarakat. Melalui ceramah yang menyentuh hati, Paidi mengingatkan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai bulan pendidikan taqwa. Kegiatan ini menjadi ajakan bagi setiap individu untuk menggali makna puasa yang lebih dalam dan menjadikan bulan suci ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri menuju pribadi yang lebih baik di mata Allah.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *