Meski Libur Nasional, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Barat Tetap Laksanakan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan

Medan (Humas) — Meskipun bertepatan dengan libur nasional, Kamis, 25 Desember 2025, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., tetap melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) keagamaan di Majelis Taklim (MT) Amal Setia. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen penyuluh dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat tanpa terhalang oleh hari libur.

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah menyampaikan materi bertajuk “Empat Golongan Manusia yang Merugi Menurut Hadits Rasulullah ﷺ.” Materi ini disampaikan sebagai pengingat agar jamaah senantiasa menjaga kualitas iman dan amal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan bahwa kerugian sejati tidak terletak pada hilangnya harta atau kedudukan, melainkan pada jauhnya seseorang dari rahmat dan keberkahan Allah SWT. Menurutnya, ketika iman dan ketakwaan melemah, maka segala pencapaian duniawi tidak lagi membawa ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki. “Kerugian yang paling besar adalah ketika seseorang menyia-nyiakan hidupnya tanpa diisi dengan amal saleh dan kedekatan kepada Allah SWT,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, ia memaparkan empat golongan manusia yang merugi sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah ﷺ dengan penjelasan yang aplikatif dan mudah dipahami oleh jamaah. Ia menguraikan bahwa keempat golongan tersebut menjadi peringatan agar setiap Muslim senantiasa melakukan muhasabah diri dan memperbaiki kualitas iman serta amal dalam kehidupan sehari-hari. “Mereka adalah orang yang menyia-nyiakan waktu, tidak bersyukur atas nikmat, mengetahui kebenaran tetapi enggan mengamalkannya, serta terus bermaksiat tanpa disertai taubat,” tegasnya.

Melalui penyuluhan ini, jamaah diajak untuk melakukan muhasabah diri, memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, memperbanyak amal saleh, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT agar terhindar dari kerugian dunia dan akhirat.

Kegiatan Bimluh berlangsung dengan khidmat dan mendapat sambutan antusias dari jamaah MT Amal Setia. Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT memberikan keberkahan waktu, kekuatan iman, dan keistiqamahan dalam beramal kepada seluruh jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *