Medan (Humas) – Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti (MGMP-PAK dan BP) Kecamatan Medan Kota kembali melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi guru di SMP Negeri 6 Medan. Kegiatan yang dibina oleh Sontur Saragih, M.Pd.K., ini difokuskan pada penyusunan soal semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026.
Dalam arahannya, Sontur Saragih menjelaskan bahwa kualitas soal sangat menentukan efektivitas evaluasi pembelajaran. “Untuk memastikan sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai, guru harus menyusun instrumen penilaian yang valid, terukur, dan sesuai indikator. Persiapan penyusunan soal bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian penting dalam meningkatkan mutu pendidikan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa guru dituntut mampu membuat soal yang bervariasi, mulai dari level pengetahuan dasar hingga kemampuan berpikir tingkat tinggi, agar dapat menggambarkan kompetensi peserta didik secara lebih komprehensif. Melalui forum MGMP, para guru dapat saling bertukar pengalaman, berdiskusi, dan mengembangkan bank soal yang lebih berkualitas.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Medan, Midansyah, S.Pd., yang menyampaikan apresiasinya kepada para guru atas semangat meningkatkan profesionalisme. Beliau menegaskan bahwa keberadaan MGMP menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi dalam pembelajaran serta memperkuat kolaborasi antarguru.
Hadir pula Ketua MGMP, Marlys Pasari, beserta wakil ketua, sekretaris, dan bendahara yang memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan berlangsung tertib dan produktif.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru mampu menghasilkan soal yang berkualitas, akurat, dan sesuai kurikulum sehingga proses evaluasi dapat berjalan lebih efektif dan berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah wilayah Medan Kota.

