Medan (Humas) – MIN 5 Kota Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung gerakan peduli lingkungan dengan mengikuti Webinar Nasional Seri #282 bertajuk “Indonesia Darurat Sampah” pada Sabtu (21/02/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan Live YouTube, dengan para peserta mengikuti dari rumah masing-masing.
Webinar tersebut merupakan tindak lanjut dari surat resmi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Kementerian Agama Kota Medan Nomor: B-007/Kk.02.15/4/PP.00./02/2026 tertanggal 19 Februari 2026 tentang Undangan Webinar Nasional Tunas Hijau. Dalam surat tersebut disampaikan agar setiap madrasah mengikutsertakan satu orang guru dan sepuluh siswa sebagai peserta.
Menindaklanjuti undangan tersebut, MIN 5 Kota Medan mengirimkan 10 siswa yang berasal dari kelas V dan VI. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang sarat edukasi lingkungan ini, meskipun dilaksanakan secara virtual dari rumah masing-masing.
Adapun guru yang turut mendampingi dan mengikuti webinar ini adalah Suhaila Harahap, S.Pd. dan Rahimah, S.Pd. Kedua guru tersebut memastikan para siswa mengikuti kegiatan dengan tertib, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan webinar berlangsung.
Kegiatan dimulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB dengan menghadirkan materi seputar kondisi darurat sampah di Indonesia. Narasumber memaparkan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, dampak negatif sampah terhadap lingkungan, serta peran generasi muda dalam menciptakan perubahan positif.
Seluruh peserta dari MIN 5 Kota Medan telah melakukan pendaftaran melalui tautan resmi yang disediakan panitia dan mengisi daftar hadir secara daring. Dengan mengikuti seluruh rangkaian acara, para peserta berhak memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Melalui webinar ini, siswa mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membangun kebiasaan hidup bersih di lingkungan rumah dan sekolah. Edukasi ini sejalan dengan program pembinaan karakter peduli lingkungan yang terus digalakkan di madrasah.
Suhaila menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana persoalan sampah menjadi tantangan bersama. Ia berharap siswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Senada dengan itu, Rahimah menambahkan bahwa partisipasi dalam kegiatan nasional seperti ini mampu menumbuhkan kesadaran dan rasa tanggung jawab siswa terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.
Kepala MIN 5 Kota Medan mengapresiasi keikutsertaan guru dan siswa dalam Webinar Nasional “Indonesia Darurat Sampah”. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus diikuti sebagai bagian dari penguatan literasi lingkungan dan pembentukan karakter peserta didik yang peduli, tangguh, dan berwawasan masa depan.

