Medan (Humas) MTsN 1 Medan menutup rangkaian pembelajaran selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 M dengan kegiatan shalat dhuha bersama yang dilaksanakan di halaman depan madrasah pada Sabtu (14/03/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan pegawai MTsN 1 Medan dengan penuh kekhusyukan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan shalat dhuha berjamaah yang berlangsung dengan khidmat. Suasana religius semakin terasa ketika para siswa bersama guru melantunkan sholawat yang menambah semarak dan kekhidmatan kegiatan penutupan pembelajaran Ramadan di madrasah tersebut.
Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus OSIM yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut dengan baik sehingga dapat terlaksana dengan lancar. “Kepada seluruh ananda, manfaatkan sisa waktu Ramadan ini untuk tetap beribadah dengan maksimal. Mulai tanggal 16 Maret kita memasuki masa libur menyambut Idulfitri dan akan kembali masuk ke madrasah pada tanggal 30 Maret 2026. Manfaatkan waktu libur bersama keluarga untuk bersilaturahmi, jaga kesehatan, dan jaga nama baik madrasah di mana pun kalian berada,” ujar Syakhrim.
Usai pelaksanaan shalat dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah singkat yang disampaikan oleh M. Daud, S.Pd.I., M.Pd. Dalam tausiyahnya ia menyampaikan tentang keutamaan serta cara meraih malam Lailatul Qadar yang terdapat pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. “Anak-anak sekalian, malam Lailatul Qadar turun pada malam-malam ganjil. Mari kita perbanyak ibadah seperti shalat, zikir, dan sholawat. Karena malam ini adalah malam ke-25 atau malam ganjil, semoga kita semua dapat memperoleh keberkahan malam Lailatul Qadar tersebut,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi muhasabah yang dipandu oleh Dra. Hj. Rukiyah, M.A. Dalam penyampaiannya ia mengajak seluruh siswa untuk melakukan introspeksi diri dan memperbaiki sikap serta perilaku, terlebih karena saat ini berada di sepuluh malam terakhir Ramadan. “Ananda sekalian, mengingat saat ini kita berada di sepuluh malam terakhir Ramadan, mari kita introspeksi diri dan memperbaiki diri dari sifat malas atau kurang disiplin. Bersungguh-sungguhlah dalam belajar, hormati orang tua dan guru kalian. Jika orang tua kalian masih ada, mintalah maaf kepada mereka. Jika orang tua sudah meninggal, panjatkan doa dan mohonkan ampunan bagi mereka,” tutur Rukiyah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MTsN 1 Medan dapat mengambil hikmah dari rangkaian pembelajaran selama Ramadan serta tetap menjaga semangat beribadah, meningkatkan akhlak mulia, dan membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

