Medan (Humas) – MTsN 2 Medan terus berupaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mengoptimalkan pengelolaan sampah di lingkungan madrasah. Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama orang tua murid yang memberikan dukungan nyata berupa lima unit bank sampah.
Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Serbaguna MTsN 2 Medan pada Rabu (1/4/2026), dengan dihadiri oleh seluruh siswa. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan lima unit bank sampah dari orang tua murid yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala MTsN 2 Medan kepada Koordinator Lingkungan Hidup.
Penyerahan diberikan secara langsung dan disaksikan oleh seluruh murid, sebagai bentuk edukasi nyata dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini. Lima bank sampah tersebut nantinya akan dimanfaatkan sebagai tempat pengumpulan sampah botol dan gelas plastik di lingkungan madrasah.

Kepala MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Berampu, MA menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam menanamkan budaya cinta lingkungan kepada peserta didik.
“Keluarga besar MTsN 2 Medan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orang tua murid. Kami sangat mengapresiasi peran aktif orang tua murid dalam mendukung program pengelolaan sampah ini. Dengan adanya bank sampah, siswa dapat belajar memilah sampah dan memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Pesta Berampu juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya berdampak pada kebersihan madrasah, tetapi juga menjadi sarana edukasi karakter bagi siswa. “Harapannya, kebiasaan baik ini dapat diterapkan siswa di rumah dan lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Lingkungan Hidup MTsN 2 Medan, Nuraini Erlinda, S.Ag, M.Pd menjelaskan bahwa pengelolaan sampah dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan siswa.
“Sampah botol dan gelas plastik yang terkumpul di bank sampah akan dipilah dan dikelola lebih lanjut, baik untuk didaur ulang maupun dimanfaatkan kembali,” ujarnya.
Erlinda juga menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam menjaga keberlanjutan program ini. “Dukungan dari orang tua sangat berarti bagi keberhasilan program lingkungan di madrasah. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin berkembang,” tuturnya.
Melalui program ini, MTsN 2 Medan tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kolaborasi antara madrasah dan orang tua menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi yang peduli lingkungan. (SZ/FS)

