Medan (Humas). MTsN 3 Medan menggelar simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX pada Rabu, (25/02). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti oleh dua puluh peserta dan berlangsung tertib, lancar, serta sesuai dengan prosedur teknis yang telah dipersiapkan sebelumnya. Simulasi ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan menghadapi pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.
Pelaksanaan simulasi dirancang untuk merekayasa kondisi ujian yang sesungguhnya, baik dari sisi teknis maupun kesiapan peserta. Dua bidang yang diujikan dalam kegiatan ini meliputi matematika dan bahasa Indonesia. Pada uji matematika, peserta diuji kemampuannya dalam memahami fakta, konsep, prinsip, serta prosedur matematika, sekaligus kecakapan dalam menerapkan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan persoalan secara sistematis (problem solving). Sementara itu, uji bahasa Indonesia difokuskan pada keterampilan membaca, terutama dalam memahami informasi, menemukan gagasan utama, serta menafsirkan isi bacaan secara kritis dan tepat.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) sendiri dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pelaporan capaian akademik individu murid melalui penilaian yang terstandar. Dalam beberapa tahun terakhir, tidak tersedianya laporan capaian akademik individu dari penilaian terstandar menimbulkan sejumlah kendala, khususnya ketika dilakukan perbandingan capaian akademik antarsatuan pendidikan, seperti pada proses seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, TKA diharapkan menjadi instrumen yang objektif dan akuntabel dalam memotret kemampuan akademik peserta didik secara lebih komprehensif.
Kepala madrasah, Anas S.Ag. M.Pd.I saat meninjau langsung jalannya simulasi mengatakan bahwa kegiatan simulasi dilakukan sebagai upaya madrasah untuk memastikan seluruh persiapan pelaksanaan TKA berjalan dengan baik serta terencana. Ia menegaskan bahwa melalui simulasi ini, madrasah dapat memetakan kesiapan siswa sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang mungkin muncul selama pelaksanaan berbasis daring.
“Simulasi TKA di MTsN 3 Medan merupakan wujud komitmen madrasah dalam memastikan seluruh persiapan pelaksanaan TKA berjalan dengan baik. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu disempurnakan. Hasil simulasi akan kami evaluasi secara menyeluruh agar peserta didik memperoleh fasilitasi maksimal saat mengikuti ujian yang sesungguhnya,” Terang Anas.
Usai pelaksanaan simulasi, tim madrasah akan melakukan analisis terhadap hasil dan pelaksanaan teknis kegiatan, termasuk efektivitas sistem daring serta kesiapan perangkat pendukung. Evaluasi tersebut menjadi dasar perbaikan pada tahap gladi bersih pada Maret nantinya, baik dalam penguatan materi maupun kesiapan mental siswa. Dengan langkah terencana dan kolaborasi seluruh unsur madrasah, MTsN 3 Medan berharap siswa kelas IX dapat menghadapi TKA lebih percaya diri dan capaian yang optimal.

