Medan (Humas) – Suasana hangat dan penuh ukhuwah Islamiyah terasa di Masjid Jamik, Gang Masjid, Kelurahan Menteng, Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, pada Selasa (10/3/2026) ba’da Subuh. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Denai bersama Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Denai melaksanakan kegiatan Safari Subuh sekaligus menyerahkan bingkisan takjil untuk iftar jama’i bagi jamaah masjid.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut dihadiri oleh jamaah setempat, pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM), anggota MUI Kecamatan Medan Denai, serta para penyuluh agama Islam dari KUA Medan Denai dan KUA Medan Baru. Tampak hadir di antaranya Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Denai Khoiruz Zaman dan Saiful Akhyar, serta Penyuluh Agama Islam KUA Medan Baru Rahmat Siregar, bersama sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh protokol Ahmad Azizi yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan khidmat. Dalam sambutannya, Ketua BKM Masjid Jamik, H. Hadamaini, menyampaikan rasa syukur serta kebahagiaannya atas kunjungan rombongan MUI dan para penyuluh agama ke masjid tersebut.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran PAI KUA Medan Denai, PAI KUA Medan Baru, serta anggota MUI di masjid kami. Kehadiran ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Kami berharap tausiyah yang disampaikan dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat dan dapat diamalkan oleh jamaah dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Medan Denai, H. Mukhlis Mukhtar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pengurus dan jamaah Masjid Jamik. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Safari Subuh ini merupakan bagian dari program Ramadhan MUI Medan Denai yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama para Penyuluh Agama Islam dari KUA Medan Denai dan KUA Medan Baru.
“Kami hadir ke masjid ini dalam rangka mempererat silaturahim dengan jamaah. Selama bulan suci Ramadhan, kami melaksanakan program Safari Subuh dengan memberikan tausiyah dan bersilaturahmi ke beberapa masjid di wilayah Kecamatan Medan Denai. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan serta menambah semangat ibadah bagi masyarakat,” jelasnya.
Pada sesi tausiyah, OK. Chairian Afhara, M.Pd., menyampaikan materi tentang hakikat taubat nasuha. Dalam ceramahnya ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan dengan memperbanyak taubat kepada Allah SWT serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Taubat nasuha memiliki beberapa syarat, di antaranya menyesali dosa dengan sungguh-sungguh, berhenti dari perbuatan dosa, serta memiliki tekad kuat untuk tidak mengulanginya kembali. Ibarat air susu yang tidak mungkin kembali ke sumbernya, demikian pula seseorang yang benar-benar bertaubat tidak akan kembali kepada dosa yang sama,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan jamaah agar senantiasa memperbanyak istighfar, membersihkan hati dari berbagai penyakit hati seperti kesombongan, serta tidak membanggakan apa yang dimiliki secara berlebihan karena hal tersebut dapat menjadi sumber munculnya dosa hati.
Kehadiran rombongan Safari Subuh ini mendapat sambutan hangat dari para jamaah. Salah seorang jamaah, Wan Yusnaini, mengaku sangat senang dengan terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami sangat senang dengan kehadiran PAI KUA Medan Denai dan rombongan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar jamaah memperoleh tambahan ilmu dan semakin termotivasi untuk meningkatkan ibadah,” tuturnya.
Kegiatan Safari Subuh ini ditutup dengan doa bersama, penyerahan bingkisan takjil untuk iftar jama’i yang diterima langsung oleh pengurus BKM Masjid Jamik, serta diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi antara MUI, penyuluh agama, dan jamaah masjid.

