OSIM MTsN 1 Medan Studi Tiru ke MAN IC Aceh Timur dan MTsN 1 Model Banda Aceh

Medan (Humas) Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 1 Medan melaksanakan kegiatan studi tiru ke MAN IC Aceh Timur dan MTsN 1 Model Banda Aceh pada Rabu–Kamis (11–12 Februari 2026). Kegiatan ini diikuti oleh 72 siswa serta didampingi 17 guru pendamping.

Rombongan bertolak dari madrasah pada Selasa (10/02/2026) pukul 09.00 WIB menuju MAN IC Aceh Timur sebagai tujuan pertama. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan meriah dan diarahkan menuju aula untuk beramah tamah sekaligus mendengarkan pemaparan program kerja dari pihak MAN IC Aceh Timur.

Kepala MTsN 1 Medan, Drs. H. Syakhrim Harahap, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sarana pembelajaran yang sarat makna. “Kegiatan studi tiru ini bukan hanya sekadar kegiatan jalan-jalan, melainkan memiliki manfaat yang sangat mendalam bagi perkembangan akademik maupun personal siswa. Dengan mengunjungi lingkungan sekolah yang baru, siswa dapat melihat bagaimana teori yang mereka pelajari di kelas diterapkan dalam praktik nyata. Mereka bisa melihat perbedaan budaya belajar, kedisiplinan, serta inovasi yang ada di tempat lain, sehingga dapat membuka wawasan dan pola pikir mereka,” ujar Syakhrim.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Rusdian Effendi, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa studi tiru ini menjadi momentum penting bagi pengurus OSIM untuk memperkaya wawasan organisasi. “Harapan kami setelah mengikuti kegiatan studi tiru ini, siswa dapat menemukan solusi atas masalah yang mungkin dihadapi dalam organisasi OSIM, mampu menciptakan inovasi baru berdasarkan best practice atau praktik terbaik yang mereka temui di tempat tujuan, serta membuka peluang untuk menjalin relasi dengan rekan sebaya dari latar belakang yang berbeda. Hal ini tentu sangat bermanfaat untuk kolaborasi kegiatan antarsekolah di masa depan,” tutup Rusdian.

Usai kegiatan di MAN IC Aceh Timur, rombongan melanjutkan perjalanan menuju MTsN 1 Model Banda Aceh. Pemilihan madrasah tersebut bukan tanpa alasan. Salah satu pengurus OSIM, Wildan Althaf Hafiz Lubis, menyampaikan bahwa banyaknya prestasi yang diraih MTsN 1 Model Banda Aceh menjadi motivasi utama kunjungan tersebut. “Kami mendengar banyak prestasi yang diraih MTsN 1 Model Banda Aceh sehingga kami ingin berkunjung dan melihat secara langsung bagaimana cara mereka dalam proses belajar, sehingga nantinya bisa kami terapkan di madrasah kami,” ujar Wildan.

Rombongan tiba di MTsN 1 Model Banda Aceh Kamis (12/02/2026) pukul 09.30 wib, rombongan disambut dengan tarian yang meriah. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah serta diskusi interaktif di aula madrasah. Seluruh siswa OSIM MTsN 1 Medan tampak antusias mengikuti diskusi, bertukar pengalaman, serta menggali informasi mengenai program kerja dan strategi pengembangan prestasi.

Sebagai penutup kegiatan, OSIM MTsN 1 Medan menampilkan persembahan spesial. Khayla Hikari membawakan pidato berbahasa Inggris tentang pentingnya menghormati guru, yang mendapat apresiasi dari seluruh hadirin. Acara semakin semarak dengan penampilan tarian dari Sanggar Tari MTsN 1 Medan.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan OSIM MTsN 1 Medan mampu mengadopsi berbagai praktik baik, memperkuat kualitas organisasi, serta menumbuhkan semangat kolaborasi demi mewujudkan madrasah yang semakin unggul dan berprestasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *