Medan (Humas). Sebanyak 3 orang Guru PPPK MIN 9 Medan yang lulus Tahun 2024 mengikuti sejumlah rangkaian Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag RI secara daring. Kegiatan berlangsung tanggal 19 s.d 23 Agustus 2025.
Orientasi PPPK adalah program pembekalan yang diberikan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk mengenalkan nilai-nilai ASN serta membangun kompetensi dasar dalam menjalankan tugasnya.
Orientasi PPPK bersifat wajib bagi seluruh pegawai yang baru diangkat. Hal ini sesuai dengan peraturan Menpan RB dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.Adapun tujuannya untuk memastikan bahwa setiap PPPK memiliki pemahaman yang cukup mengenai tugas dan tanggung jawab mereka sebelum memulai pekerjaan secara penuh.
Suryadi Ujung,S.PdI mewakili PPPK yang ikut orientasi mengatakan sangat bersyukur atas rezeky lulus menjadi ASN PPPK Kemenag Kota Medan dan sangat antusias. “Insya Allah semua kegiatan yang diwajibkan untuk ASN PPPK akan kami ikuti terutama orientasi PPPK. Materi pembelajaran orientasi sangat membantu kami untuk memahami tupoksi kami sebagai ASN PPPK, ujarnya.”
Kepala MIN 9 Medan Satri,S.PdI,MA mengutarakan menyambut baik pengangkatan ASN PPPK. “Kami sangat bersyukur tenaga honorer di MIN 9 Medan sudah diangkat menjadi ASN PPPK dan wajib mengikuti orientasi PPPK agar ASN PPPK yang baru diangkat paham tugas dan tanggungjawab sebagai ASN serta harapan kedepannya meningkatnya kualitas layanan pendidikan dan pembelajaran di MIN 9 Medan, ungkapnya.”
Orientasi PPPK yang sedang berlangsung diikuti serius oleh PPPK baru walaupun ada beberapa kendala berupa tingginya highlight sehingga jaringan internet lambat dan panitia Orientasi PPPK mengundurkan tenggat waktu sampai dengan tanggal 27 Agustus 2025.