PAI Kecamatan Medan Petisah dan MT Nurul An Nisa Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir

Medan (Humas) – Wujud kepedulian terhadap warga terdampak banjir kembali ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Petisah, Nurlely, M.Sos. Bersama Majelis Taklim (MT) Nurul An Nisa, beliau turun langsung menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kelurahan Helvetia Timur, Jumat (28/11/2025).

Banjir yang melanda sejumlah titik di wilayah tersebut menyebabkan beberapa rumah warga terendam dan sebagian masyarakat harus mengungsi sementara. Untuk mendukung kebutuhan makanan para korban, pemerintah kelurahan membuka dapur umum sebagai pusat layanan bagi warga terdampak. Menyikapi kondisi itu, PAI Medan Petisah bersama MT Nurul An Nisa menginisiasi aksi kepedulian dengan menyalurkan bantuan sembako senilai Rp1.000.000.

Sesampainya di lokasi, bantuan diserahkan langsung kepada Lurah Helvetia Timur, Athiah Ramadhani Siregar, S.STP., M.Si., yang mewakili pemerintah kelurahan dan masyarakat penerima manfaat. Dalam sambutannya, Lurah Athiah menyampaikan apresiasi atas kontribusi penyuluh agama dan majelis taklim.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Kehadiran PAI dan MT Nurul An Nisa memberi dukungan moral yang besar bagi warga yang sedang menghadapi musibah ini,” ujarnya.

PAI Kecamatan Medan Petisah menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari tugas penyuluh dalam membangun kesadaran sosial, menguatkan nilai moderasi beragama, serta menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pendamping keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang harus turut merasakan dan membantu beban sesama,” ungkap Nurlely.

Sementara itu, perwakilan MT Nurul An Nisa, Siti Kurnia Lubis, menjelaskan bahwa keterlibatan majelis taklim dalam aksi sosial adalah wujud nyata pengamalan ajaran Islam.

“Agama mengajarkan kita untuk saling membantu. Semoga bantuan ini dapat mendukung kebutuhan dapur umum dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji,” tuturnya.

Kementerian Agama Kota Medan memberikan apresiasi atas sinergi antara penyuluh agama, majelis taklim, dan perangkat kelurahan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok keagamaan lainnya untuk terus memperkuat solidaritas sosial serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan.

Dengan semangat kebersamaan, bantuan yang disalurkan hari ini diharapkan mampu meringankan beban warga terdampak dan membantu mempercepat proses pemulihan pasca banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *