PAI Kemenag Kota Medan Perkuat Dakwah Isra’ Mi’raj, HIDMAT dan PW Muslimat NU Sumut Kolaborasi MT Fatimah Az-Zahra di Belawan

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam bersama Himpunan Daiyah Muslimat (HIDMAT) Muslimat NU Sumatera Utara dan Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Sumatera Utara berkolaborasi dengan Majelis Taklim (MT) Fatimah Az-Zahra Kota Medan menyelenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Salam, Belawan, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan diikuti jamaah dengan antusias.

Acara diawali dengan shalawatan yang dipimpin oleh PW Muslimat NU Sumatera Utara sehingga menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Kegiatan berlangsung tertib dengan Dra. Sri Lestari bertindak sebagai moderator yang memandu jalannya acara. Peringatan ini menjadi bagian dari peran aktif PAI Kemenag Kota Medan dalam pembinaan keagamaan masyarakat melalui sinergi dakwah bersama organisasi kemasyarakatan Islam.

Ketua MT Fatimah Az-Zahra Kota Medan sekaligus Ketua HIDMAT Muslimat NU Sumatera Utara, Lela Hamidah, S.Ag, yang juga merupakan PAI Kemenag Kota Medan di Kecamatan Medan Belawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj harus menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. “Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, kita tanamkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak shalawat dan menjaga shalat lima waktu sebagai wujud syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Puligong Siregar, S.Ag, yang mewakili Pokjaluh Kota Medan. Ia menegaskan bahwa Isra’ Mi’raj memiliki pesan utama tentang kewajiban shalat lima waktu. “Isra’ Mi’raj menegaskan pentingnya pelaksanaan shalat lima waktu. PAI Kemenag Kota Medan memiliki tanggung jawab untuk terus membimbing dan mengingatkan masyarakat agar istiqamah dalam menjalankan shalat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PW Muslimat NU Sumatera Utara, Dra. Hj. Rohani, M.Ap, dalam sambutannya mengajak Muslimah NU Sumatera Utara untuk meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Bukti cinta kepada Rasulullah SAW adalah dengan memperbanyak shalawat, menjalankan sunnah-sunnah beliau, serta menegakkan shalat tepat waktu sebagaimana perintah yang diterima Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj,” ungkapnya.
Materi inti Isra’ Mi’raj disampaikan oleh Dr. Iqbal Habibi Siregar, M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia menjelaskan bahwa shalat merupakan sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. “Isra’ Mi’raj mengajarkan bahwa shalat adalah komunikasi kita kepada Allah SWT dan menjadi kunci kesuksesan hidup, baik di dunia maupun di akhirat,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi PAI Kemenag Kota Medan, MT Fatimah Az-Zahra Kota Medan, Pokjaluh Kota Medan, serta PW Muslimat NU Sumatera Utara dalam memperkuat dakwah dan pembinaan umat di tengah masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keagamaan serta menumbuhkan kesadaran umat dalam mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Acara berlangsung tertib, penuh kekhidmatan, dan ditutup dengan doa bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *