Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kota Medan, Lela Hamidah, S.Ag. (PAI Medan Belawan) dan Nurbaiti Lubis, S.Ag. (PAI Medan Amplas), mengikuti kegiatan Silaturahmi, Temu Ramah, dan Koordinasi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara bersama lintas instansi dan stakeholder. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Tri Sukses Penyelenggaraan Haji Tahun 2026, pada Rabu, 31 Desember 2025, bertempat di Asrama Haji Medan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, dan berkualitas. “Tri Sukses penyelenggaraan haji hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang solid, komunikasi yang efektif, dan komitmen bersama dari seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri oleh H. Zulfan Effendi selaku Kepala Seksi Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (PENais Zawa), para Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota se-Sumatera Utara, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji, khususnya dalam aspek pembinaan, bimbingan, dan pendampingan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, PAI Kota Medan menyambut baik pelaksanaan kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat peran penyuluh agama dalam mendukung penyelenggaraan haji. Lela Hamidah, S.Ag., menyampaikan bahwa penyuluh agama memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada calon jemaah haji sejak dini. “Melalui koordinasi yang baik, penyuluh agama dapat berkontribusi secara optimal dalam menyiapkan jemaah yang mandiri, memahami manasik dengan benar, serta memiliki kesiapan mental dan spiritual,” ungkapnya.
Kegiatan silaturahmi ini diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan sinergi lintas sektor, serta menjadi langkah awal yang strategis dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2026 sesuai dengan prinsip Tri Sukses, yakni sukses perencanaan, sukses pelaksanaan, dan sukses pelayanan kepada Jemaah.

