Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Keagamaan (BIMLUH) pada Jumat, 9 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Majelis Taklim Al-Amin yang berlokasi di Jalan Jermal VII, Gang Murni IX, di kediaman Hj. Halimah, salah satu binaan PAI KUA Medan Denai.
Kegiatan BIMLUH dibuka secara resmi oleh Ketua Pengajian Majelis Taklim Al-Amin, Dra. Hj. Dariani. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Medan Denai dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada jamaah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kehadiran PAI KUA Medan Denai yang terus membina dan mendampingi jamaah. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat,” ujar Dra. Hj. Dariani.
Materi bimbingan keagamaan disampaikan oleh Khoiruz Zaman, S.HI., dengan tema Birrul Walidain atau berbakti kepada kedua orang tua. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa kewajiban berbakti kepada orang tua tidak terhenti ketika orang tua wafat, melainkan berlangsung sepanjang hayat seorang anak.
“Berbakti kepada orang tua bukan hanya ketika mereka masih hidup, tetapi juga setelah mereka wafat,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa salah satu cara berbakti kepada orang tua yang telah meninggal dunia adalah dengan menjadi anak yang saleh, menjalankan kewajiban kepada Allah SWT, menjaga silaturahmi dengan kerabat orang tua, serta senantiasa mendoakan keduanya.
“Doa anak yang saleh merupakan salah satu amalan yang pahalanya terus mengalir kepada orang tua, terutama jika dilakukan secara istiqamah setelah salat dan pada waktu-waktu yang mustajab,” tambahnya.
Kegiatan BIMLUH diakhiri dengan doa bersama, dokumentasi, serta pelaksanaan salat Ashar berjamaah. Jamaah Majelis Taklim Al-Amin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dan berharap kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan.

