Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., kembali memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat dalam rangka memperkuat pemahaman akhlak dan keimanan. Tausiah kali ini berlangsung di Majelis Taklim Al Ikhlas Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, dan diikuti puluhan jamaah dengan penuh antusias. Rabu (26/11/2025)
Dalam penyampaiannya, H. Abdullah Hakim kembali mengingatkan jamaah mengenai empat perbuatan yang tidak disukai Allah SWT, yakni berdusta, berbuat zalim, iri dengki, serta menyombongkan diri. Menurutnya, keempat sifat tersebut bukan hanya mendatangkan dosa, tetapi juga dapat menghalangi keberkahan serta menjauhkan seseorang dari rahmat Allah.
“Empat perbuatan ini bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga merusak hubungan antar sesama. Jika kita ingin hidup kita dipenuhi keberkahan, maka jauhilah sifat-sifat yang dapat mengotori hati,” ujar beliau dalam tausiahnya.
Beliau juga menegaskan bahwa seorang Muslim sejati tidak hanya dinilai dari ibadah ritualnya, tetapi juga dari sikap dan akhlak yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan sampai lidah kita mudah berdusta, hati kita dipenuhi dengki, atau perbuatan kita menyakiti sesama. Ingatlah, Allah tidak melihat seberapa besar harta atau jabatan kita, tetapi seberapa bersih hati dan perbuatan kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, H. Abdullah Hakim mengajak jamaah untuk melakukan muhasabah secara rutin. Ia mengingatkan bahwa kehidupan seorang Muslim harus senantiasa diiringi dengan upaya memperbaiki diri.
“Kita ini manusia, pasti pernah salah. Tapi jangan biarkan kesalahan itu menjadi kebiasaan. Setiap hari harus ada keinginan untuk menjadi lebih baik. Kuncinya adalah memperkuat ibadah, menjaga hati, dan memohon pertolongan Allah,” ungkapnya.
Para jamaah Majelis Taklim Al Ikhlas tampak khidmat dan fokus selama pembinaan berlangsung. Mereka menyambut baik pesan-pesan yang disampaikan, terutama terkait pentingnya menjauhi sifat negatif yang dapat merusak hubungan dan kedamaian dalam kehidupan sosial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin PAI Kecamatan Medan Barat dalam meningkatkan pemahaman agama, membina moral masyarakat, serta memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat pembelajaran Islam. Melalui pembinaan yang berkelanjutan ini, diharapkan masyarakat Karang Berombak semakin termotivasi untuk memperbaiki akhlak, menjaga diri dari perbuatan tercela, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

