Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., kembali melaksanakan pembinaan keagamaan melalui kegiatan tausiah di Majelis Taklim Serikat Islam. Pada kesempatan ini, beliau membawakan materi bertema “7 Amalan Zikir Penghapus Dosa”, yang mendapat sambutan hangat dan antusias dari para jamaah yang hadir. Senin (8/12/2025).
Dalam penyampaiannya, H. Abdullah Hakim menegaskan bahwa zikir merupakan amalan ringan di lisan namun memiliki kedudukan yang sangat mulia di sisi Allah SWT. Ia menjelaskan beberapa bentuk zikir yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai sarana penghapus dosa, seperti istighfar, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, shalawat, serta zikir-zikir harian yang mudah diamalkan oleh umat Islam.
“Zikir bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi amalan yang harus dilakukan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Jika hati ikut hadir, maka zikir itu akan menjadi cahaya yang membersihkan jiwa dan mendatangkan ampunan Allah SWT,” ujar H. Abdullah Hakim dalam tausiahnya.
Ia juga menekankan bahwa keberkahan zikir terletak pada konsistensi pengamalannya. Setiap muslim dianjurkan untuk meluangkan waktu setiap hari untuk berzikir agar hati tetap hidup dan terlindungi dari godaan dosa.
“Siapa pun bisa memulai dari amalan yang ringan, seperti membaca istighfar setelah salat atau memperbanyak tasbih saat beraktivitas. Zikir yang sederhana namun rutin akan menjadi sebab turunnya ketenangan dan keberkahan dalam hidup,” tambahnya.
Para jamaah Majelis Taklim Serikat Islam tampak sangat antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan. Suasana majelis semakin interaktif ketika beberapa jamaah mengajukan pertanyaan terkait amalan zikir apa yang paling dianjurkan untuk meraih ampunan serta bagaimana menjaga kekhusyukan saat berzikir di tengah kesibukan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh H. Abdullah Hakim, memohon agar seluruh jamaah diberikan kekuatan untuk senantiasa mengamalkan zikir harian, dijauhkan dari perbuatan dosa, serta diberi keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.
Melalui kegiatan ini, P.A.I. Kecamatan Medan Barat berharap pembinaan keagamaan di masyarakat semakin meningkat, dan umat terdorong untuk terus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT melalui amalan-amalan zikir yang mudah diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

