PAI Medan Belawan Realisasikan Penugasan Kasi Bimas Islam Melalui Bimluh di MT Fatimah Az-Zahra

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Medan Belawan melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Fatimah Az-Zahra Medan Utara pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan penugasan dari Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Medan sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan di wilayah binaan.

Bimluh yang dilaksanakan di rumah Yanti, Jalan Young, Panah Hijau, Gang Wakap, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan, tersebut diikuti oleh jamaah gabungan Majelis Taklim dari empat kecamatan, yakni Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, dan Medan Deli. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Acara dibuka oleh Ketua Majelis Taklim, Sri Lestari, S.Pd, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) memiliki nilai strategis bagi jamaah dalam meningkatkan pemahaman keagamaan serta memperkuat pembinaan akhlak. Menurutnya, Bimluh tidak hanya menjadi sarana menambah wawasan dan ilmu keislaman, tetapi juga berperan penting dalam mempererat silaturahmi, menumbuhkan kebersamaan, dan membangun kekompakan antar jamaah dari berbagai majelis taklim di wilayah Medan Utara. “Bimluh ini sangat bermanfaat, selain menambah wawasan keagamaan juga semakin mempererat silaturahmi antar majelis taklim dan antar kecamatan di wilayah Medan Utara,” ungkapnya.

Materi Bimluh disampaikan oleh Lela Hamidah, S.Ag, dengan mengangkat kajian Surah An-Nisa ayat 1. Dalam penyuluhannya, ia menekankan perintah bertakwa kepada Allah SWT serta mengingatkan asal penciptaan manusia yang satu, yaitu Nabi Adam AS dan Siti Hawa. Nilai tersebut menjadi dasar penting dalam menjaga hubungan baik, menumbuhkan sikap saling tolong-menolong, serta memperkuat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa ayat tersebut menegaskan prinsip kesetaraan dan saling melengkapi antara laki-laki dan perempuan sebagai makhluk ciptaan Allah SWT, yang masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab dalam kehidupan. Ayat ini juga mengingatkan bahwa Allah SWT senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Oleh karena itu, jamaah diharapkan mampu menjaga akhlak, sikap, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam interaksi sosial, sehingga nilai-nilai ketakwaan dapat tercermin dalam setiap aspek kehidupan.

Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam menegaskan bahwa pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara melalui Kementerian Agama dalam membina dan membimbing umat. Melalui penugasan dari Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai IMTAQ, pembinaan akhlak, serta mendorong terwujudnya keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan ini ditutup dengan pelaksanaan salat Ashar berjamaah, yang semakin menambah kekhusyukan dan mempererat ukhuwah islamiyah antar jamaah. Diharapkan, kegiatan Bimluh ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta membawa dampak positif bagi peningkatan kehidupan keagamaan masyarakat Medan Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *