Medan (Humas) — Pada Rabu, 10 Desember 2025, Penyuluh Agama Islam (PAI) Medan Denai melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (BIMLUH) di Majelis Taklim Al-Muttaqin, Masjid Al-Muttaqin Jalan Rawa Cangkok 3. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari jamaah setempat dan turut dihadiri Ibu Yeti Srihartati selaku ahli bait yang menjadi tuan rumah.
Acara dibuka oleh protokol, Mardiana, yang menyampaikan apresiasi kepada jamaah atas konsistensi mereka dalam mengikuti pembinaan keagamaan. Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan literasi keislaman masyarakat.
Ceramah utama disampaikan oleh Ustaz Khoiruz Zaman, S.H.I., yang mengangkat tema meluruskan pemahaman tafsir ayat yang keliru. Dalam kajiannya, beliau menyoroti maraknya kekeliruan memahami Surah Al-Baqarah ayat 286: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya.”
Ustaz Khoiruz menjelaskan bahwa ayat tersebut sering dipahami sebagai jaminan bahwa setiap manusia pasti mampu menanggung semua ujian hidup. Pemahaman ini, menurutnya, tidak tepat.
“Kalau benar semua manusia sanggup menanggung setiap ujian, mengapa ada yang stres, depresi, bahkan sampai bunuh diri?” tegasnya.
Ia menambahkan, “Ayat ini konteksnya syariatperintah dan kewajiban agama yang Allah berikan sesuai kemampuan hamba-Nya. Bukan tentang ujian takdir atau musibah yang menimpa seseorang. Penghujung ayat itu jelas menunjukkan pembahasan syariat, bukan Tauhid.”
Penjelasan tersebut disambut antusias oleh jamaah yang kemudian melanjutkan diskusi interaktif bersama pemateri. Para peserta mengajukan berbagai pertanyaan seputar tafsir ayat yang kerap disalahartikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Syaiful Akhyar, kemudian dilanjutkan dengan dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia.
Melalui kegiatan BIMLUH ini, PAI Medan Denai berharap masyarakat semakin memiliki pemahaman agama yang benar, mendalam, dan tidak terjebak pada tafsir ayat yang keliru. Edukasi seperti ini dinilai penting untuk membangun pemahaman Islam yang moderat dan berlandaskan ilmu.

