Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dengan materi Fardu Kifayah: Tata Cara Mengurus Jenazah di SMPS/MTsS Alwashliyah 1, Jalan Ismailiyah No. 82, Medan, Sabtu (24/01/2026).
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pimpinan Perguruan dan Panti Asuhan Alwashliyah 1, H. Sholeh Umar, S.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keseriusan para siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut karena materi yang disampaikan memiliki manfaat besar dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ilmu mengurus jenazah sangat dibutuhkan dan akan selalu relevan di tengah masyarakat. Kami mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh PAI KUA Medan Denai,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SMPS/MTsS Alwashliyah 1, H. Ahmad Azizi, yang mengapresiasi kehadiran PAI KUA Medan Denai sebagai narasumber. Ia mengajak seluruh siswa dan siswi untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat dipahami dan diamalkan di kemudian hari.
Pemateri pertama, Khoiruz Zaman, S.H.I., selaku Penyuluh Agama Islam KUA Medan Denai, menyampaikan materi secara komprehensif mengenai konsep Fardu Kifayah serta tata cara mengurus jenazah, mulai dari pemahaman dasar hingga praktik sederhana. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh remaja usia sekolah.
Materi kemudian dilanjutkan oleh Syaiful Akhyar, S.H.I., yang memperkuat dan melengkapi pembahasan sebelumnya, terutama pada aspek-aspek Fardu Kifayah yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa, terlihat dari sesi tanya jawab yang aktif. Acara ditutup dengan doa penutup, dilanjutkan dengan dokumentasi bersama siswa dan para guru.
Melalui kegiatan BROS ini, PAI KUA Medan Denai berharap para siswa memiliki bekal pengetahuan keagamaan yang aplikatif serta mampu berperan aktif dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

