Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Petisah menghadiri kegiatan pengajian yang dirangkai dengan tradisi liwetan daun pisang bersama jamaah Pengajian Nurul Hidayah, pada Jum’at, 23 Januari 2026, bertempat di Jalan Ceret, Kecamatan Medan Petisah.
Kegiatan pengajian ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Tradisi liwetan daun pisang yang dilaksanakan usai pengajian menjadi simbol kesederhanaan, kebersamaan, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Petisah, Nurlely, M. Sos, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Pengajian Nurul Hidayah tersebut.
“Kegiatan pengajian yang dirangkai dengan tradisi liwetan daun pisang ini menjadi sarana yang sangat baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Melalui kebersamaan seperti ini, nilai-nilai keagamaan dapat disampaikan dengan lebih hangat dan membumi,” ujarnya.
Kehadiran PAI Kecamatan Medan Petisah dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan pendampingan terhadap aktivitas keagamaan masyarakat. Selain mengikuti rangkaian pengajian, PAI juga berbaur langsung dengan jamaah, sehingga tercipta komunikasi yang harmonis antara penyuluh agama dan masyarakat binaan.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta semangat moderasi beragama dapat terus tumbuh dan terjaga di lingkungan masyarakat Kecamatan Medan Petisah. PAI Kecamatan Medan Petisah berkomitmen untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembinaan umat.
Kegiatan pengajian dan liwetan daun pisang Pengajian Nurul Hidayah ditutup dengan doa bersama agar kebersamaan, kerukunan, dan keharmonisan antarjamaah senantiasa terjaga.

