Medan (Humas) Pelayanan kasih terus dihadirkan oleh Penyuluh Agama Kristen KUA Kecamatan Medan Sunggal di RSUD Dr. Pirngadi Medan, Selasa, (03/02/2026)
Melalui kunjungan rohani ke RSUD Dr. Pirngadi Medan, para penyuluh hadir untuk menguatkan yang lemah, menyemangati yang terluka, serta meneguhkan iman pasien yang sedang berjuang melawan penyakit.
Kunjungan ini bertujuan memberikan penghiburan dan kekuatan batin bagi pasien, karena sakit tidak hanya melemahkan fisik, tetapi juga sering menggoyahkan semangat dan harapan hidup. Kehadiran penyuluh agama diharapkan mampu menumbuhkan kembali optimisme dan kepercayaan diri pasien bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit.
Dalam pelayanan tersebut, para penyuluh menyampaikan pesan-pesan rohani yang bersumber dari firman Tuhan. Salah satu ayat yang ditekankan adalah Mazmur 34 ayat 19:
“TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.”
Firman ini menjadi penguatan bahwa Tuhan senantiasa hadir di tengah penderitaan umat-Nya dan memberikan pertolongan pada waktu yang tepat.
Adapun penyuluh agama Kristen KUA Medan Sunggal yang melaksanakan kunjungan rohani ini adalah: Sindar Purba, S.Th.M.Pd, Drames Lumbantobing, S.Th.M.Pd.K, Torang Berutu, S.Th.M.Pd.K, Risdawati Berutu, M.Pd.K., dan Jetty Sitanggang, M.Pd.K. Para penyuluh secara bergantian memberikan doa, nasihat rohani, serta motivasi agar pasien tetap tabah dan berpengharapan.
Kegiatan ini turut didampingi oleh pegawai RSUD Dr. Pirngadi Medan, Herlina Siregar, SKM. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran para penyuluh agama.
“Kami sangat berterima kasih atas bimbingan rohani yang diberikan kepada pasien. Kehadiran penyuluh sangat membantu membangkitkan semangat dan ketenangan batin pasien selama menjalani perawatan,” ungkap Erlina
Pelayanan kunjungan rohani ini menjadi wujud nyata kepedulian dan kasih yang dihadirkan oleh Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal. Diharapkan melalui pelayanan tersebut, para pasien semakin dikuatkan secara mental dan spiritual, sehingga tumbuh semangat baru untuk menjalani pengobatan dan berproses menuju kesembuhan dengan penuh harapan dan iman kepada Tuhan.(Paidi)

