Penguatan Iman, Ukhuwah, dan Peran Keluarga Jadi Pesan Utama Tausiah PAI Medan Barat

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan Medan Barat menyampaikan tausiah dalam pengajian rutin yang digelar di MT. Nurul Iman pada Kamis malam (12/02/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jamaah setempat dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhusyukan.
Dalam tausiahnya, penyuluh agama mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama pembinaan akhlak generasi. Ia menekankan bahwa pembinaan akhlak dan spiritual tidak hanya dilakukan di tempat ibadah, tetapi harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai ruang pendidikan pertama bagi setiap individu. “Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak-anak. Dari sanalah nilai akhlak, keimanan, dan kebersamaan mulai dibentuk. Karena itu mari kita jaga keharmonisan keluarga serta terus meningkatkan kualitas ibadah kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, hubungan sosial yang harmonis akan memperkuat kehidupan beragama sekaligus menciptakan lingkungan yang damai dan saling mendukung. “Ukhuwah Islamiyah harus terus kita pelihara. Dengan kebersamaan, saling menghargai, dan semangat persaudaraan, kita dapat membangun lingkungan yang harmonis dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Selain sebagai sarana penguatan spiritual, kegiatan tausiah ini juga menjadi momentum silaturahmi antara penyuluh agama dan masyarakat. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu mempererat komunikasi sehingga program pembinaan keagamaan dapat berjalan lebih efektif serta sesuai dengan kebutuhan jamaah di lingkungan sekitar.
Para jamaah menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai memberi ketenangan batin sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan sosial. Kegiatan pengajian kemudian ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar sinergi antara KUA dan masyarakat terus terjalin dalam membangun kehidupan beragama yang rukun, harmonis, dan penuh nilai spiritual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *