Penguatan Pembelajaran Agama Katolik, Pengawas Lakukan Supervisi di SDN 064010

Medan (Humas) – Dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di sekolah dasar, Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar Kementerian Agama Kota Medan, Sumadi Ginting, S.Ag., melaksanakan supervisi akademik di UPT SD Negeri 064010, Jalan Platina I Gang Inpres, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, pada Senin (09/02/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan supervisi ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Agama Kota Medan dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis iman, khususnya di lingkungan sekolah negeri yang memiliki latar belakang peserta didik yang beragam. Selain itu, supervisi bertujuan memastikan proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik berjalan secara profesional, terencana, dan sesuai dengan ketentuan serta regulasi yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, Sumadi Ginting memberikan pendampingan akademik secara langsung kepada Guru Pendidikan Agama Katolik, Evasri Panjaitan, S.Ag. Pendampingan difokuskan pada penelaahan perangkat pembelajaran, mulai dari kesesuaian Kalender Pendidikan, Program Tahunan, Program Semester, hingga Alur Tujuan Pembelajaran (ATP).

“Administrasi pembelajaran yang tertata rapi merupakan cerminan dari perencanaan yang matang. Melalui supervisi ini, kita ingin memastikan setiap proses pembelajaran agama mampu memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter dan iman peserta didik,” ujar Sumadi Ginting di sela-sela kegiatan.

Selain pemeriksaan administrasi, supervisi juga mencakup peninjauan Modul Ajar, khususnya pada instrumen asesmen yang berkaitan dengan praktik iman dalam kehidupan sehari-hari. Sumadi menegaskan pentingnya penguasaan doa-doa dasar dalam tradisi Gereja Katolik sebagai fondasi rohani yang perlu ditanamkan sejak usia dini.

Berdasarkan hasil supervisi, perangkat pembelajaran yang disusun oleh Evasri Panjaitan dinilai sangat sistematis, akuntabel, serta telah mengintegrasikan nilai-nilai Moderasi Beragama dalam proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan komitmen guru dalam menghadirkan pembelajaran agama yang relevan, inklusif, dan kontekstual.

“Supervisi ini menjadi sarana refleksi dan penguatan bagi saya sebagai guru. Banyak masukan yang sangat membantu untuk menyempurnakan perencanaan pembelajaran agar semakin berdampak positif bagi peserta didik,” ungkap Evasri Panjaitan.

Melalui supervisi akademik yang dilaksanakan secara berkala, kualitas Pendidikan Agama Katolik di UPT SD Negeri 064010 diharapkan terus meningkat. Tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk peserta didik yang memiliki kedalaman iman, karakter yang kokoh, serta sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat pendidikan berbasis nilai di tengah keberagaman lingkungan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *