Peny Katolik dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Sepakat Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah

Medan (Humas) Upaya peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Kota Medan semakin diperkuat melalui kunjungan Bimas Katolik Kementerian Agama Kota Medan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan pada Senin, 02 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung pukul 10.00 WIB di Kantor DLH Kota Medan tersebut dihadiri oleh para penyuluh agama Katolik Roni Antonius Sitanggang, S.Fil., Ricardo Simamora, S.Ag., dan Leonhard Hutagalung, S.S. dan disambut langsung oleh Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabayana.

Dalam kesempatan itu, Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabayana, menegaskan kesiapan instansinya untuk mendukung penuh pelaksanaan program pengelolaan sampah di lembaga keagamaan Katolik di Kota Medan. “DLH Kota Medan siap memfasilitasi pendampingan teknis dan memastikan standar pengelolaan sampah diterapkan dengan baik di gereja serta satuan pendidikan Katolik,” ujarnya menekankan pentingnya sinergi antarlembaga demi terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

Sementara itu, dari pihak Bimas Katolik, penyuluh Roni Antonius Sitanggang menyampaikan komitmen serupa untuk memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh lembaga Katolik dapat mengikuti rangkaian edukasi serta sosialisasi pengurangan sampah. “Kami siap menyediakan data, mendukung koordinasi, serta memastikan lembaga Katolik dapat mengikuti pelatihan dan sosialisasi. Program ini penting untuk membangun budaya hidup bersih dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Penyelenggara Katolik Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, S.Sos, MSP., turut memberikan apresiasi atas langkah para penyuluh yang telah menjalin kerja sama dengan DLH Kota Medan. Ia menilai kemitraan tersebut sebagai peluang besar dalam mendukung gerakan peduli lingkungan di komunitas Katolik. “Saya sangat mengapresiasi langkah para penyuluh yang proaktif membangun sinergi dengan DLH. Ini fondasi penting bagi pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kerja sama ini mencakup berbagai ruang lingkup, mulai dari edukasi pengelolaan sampah, pemilahan dan pembatasan sampah, daur ulang, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran informasi, hingga pemantauan bersama. Sebagai tindak lanjut, kedua pihak akan membentuk tim teknis serta menyusun rencana aksi yang akan diterapkan di seluruh lembaga keagamaan dan satuan pendidikan Katolik di Kota Medan, sejalan dengan tujuan PKS nasional antara KLHK dan Kementerian Agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *