Medan (Humas) Global Prima National Plus School menyelenggarakan Perayaan Natal 2025 bertajuk “The Journey To Paradise” pada Senin (08/12/2025). Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB di Aula Lantai 10 UNRI Jalan Sampul itu dihadiri oleh para guru, siswa, orang tua, serta tokoh agama.
Perayaan Natal tahun ini mengusung tema dari Kejadian 2:15: “Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu,” serta diperkaya dengan subtema: “Kemuliaan Allah Terpancar di Global Prima: Keberagaman menghadirkan harmoni, tanggung jawab memulihkan bumi, kasih menuntun langkah menuju Firdaus.”
Dalam kesempatan tersebut, Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, MSP, hadir memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa makna kelahiran Kristus harus mengembalikan umat pada nilai kesederhanaan hidup. “Kristus lahir di kandang domba, dan itu mengingatkan kita bahwa kesederhanaan harus senantiasa menjadi perjuangan setiap orang,” ujar Dr. Pinta. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah karena telah mengaitkan perayaan Natal dengan pesan ekoteologi, yakni refleksi iman untuk merawat bumi sebagai ciptaan Tuhan. “Terima kasih karena tema Natal tahun ini dikaitkan dengan ekoteologi. Ini adalah pendekatan iman yang sangat relevan. Kita harus menyadari bahwa merawat bumi merupakan bagian dari spiritualitas Kristiani,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Pinta mengajak seluruh komunitas Global Prima untuk menghidupi nilai-nilai ekoteologi melalui tindakan nyata dan berkelanjutan. “Bimas Katolik Kemenag Kota Medan mengajak agar ekoteologi yang digaungkan hari ini dapat diwujudkan secara kontinu dalam kehidupan sehari-hari. Pemulihan bumi dimulai dari langkah kecil,” tegasnya. Rangkaian acara turut dimeriahkan oleh berbagai penampilan siswa, mulai dari koor, drama rohani berjudul “Eden yang Dirindukan”, hingga tarian bernuansa Nusantara yang menampilkan pesan harmoni dalam keberagaman. Seluruh penampilan menunjukkan kreativitas siswa sekaligus menegaskan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang memuliakan Allah.
Perayaan ini juga menekankan pentingnya Mazmur 24:1, “Tuhanlah yang empunya bumi serta segala isinya,” sebagai dasar teologis untuk menumbuhkan kesadaran ekologis di lingkungan sekolah. Guru dan siswa turut berbagi kesaksian mengenai berbagai proyek lingkungan yang telah dijalankan, seperti gerakan penanaman pohon, pengurangan penggunaan plastik, penghematan energi, hingga pembuatan karya seni dari barang bekas.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Antusiasme tampak dari partisipasi aktif siswa dan orang tua serta suasana sukacita yang mewarnai seluruh rangkaian acara. Pihak sekolah berharap nilai-nilai Natal dan komitmen ekologis yang ditanamkan melalui perayaan ini dapat terus dihidupi dalam keseharian seluruh warga Global Prima.

