Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kota Medan, Sulfia Rahmy, MA, terus melaksanakan pembinaan umat melalui kegiatan kajian tahsin Al-Qur’an yang digelar di salah satu rumah warga di Jalan Bajak 4. Kegiatan ini berlangsung tiga kali dalam sepekan setiap ba’da salat Maghrib, dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus memperdalam pemahaman isi kandungannya.
Selain rutinitas pekanan tersebut, Sulfia Rahmy juga aktif memberikan pembinaan di Majelis Taklim Nurhasanah pada Kamis kedua setiap bulannya. Pada pertemuan Kamis, 13 November 2025, kajian difokuskan pada Surah Asy-Syams, meliputi perbaikan bacaan (tahsin) serta pemahaman tafsirnya.
Dalam penjelasannya, Sulfia Rahmy menyampaikan bahwa Surah Asy-Syams diawali dengan sejumlah sumpah Allah SWT yang berkaitan dengan fenomena alam, seperti matahari, bulan, siang, dan malam. Semua itu menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya, sekaligus mengajak manusia untuk merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah yang tersebar di alam semesta.
Beliau menambahkan bahwa Surah Asy-Syams juga menegaskan bahwa setiap jiwa telah diberikan kemampuan untuk memilih antara kebaikan dan keburukan. “Apabila seseorang memilih jalan kebaikan, maka ia akan meraih keberuntungan. Namun bila ia mengikuti jalan keburukan, ia akan mengalami penyesalan dan kerugian, sebagaimana yang menimpa kaum Tsamud,” jelasnya.
Melalui kajian ini, Sulfia Rahmy berharap masyarakat semakin bersemangat dalam memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan memahami pesan-pesan moral yang terkandung di dalamnya sehingga mampu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

