Medan (Humas)– Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Sumatera Utara menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap malam selama bulan suci Ramadan, mulai 20 Februari hingga 16 Maret 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara dan dibagi dalam beberapa kelompok setiap malamnya.
Pada malam keempat Ramadhan, Sabtu (21/02/2026), tampak para penyuluh agama Islam turut ambil bagian dalam tadarus bersama para qori nasional dan internasional. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan dalam menghidupkan syiar Al-Qur’an di Sumatera Utara.
Beberapa penyuluh agama Islam yang hadir di antaranya Damri Tambunan dan Sibawaihi (Medan Baru), Ikhwan (Medan Area) dan Muhammad Salim (Medan Amplas). Tampak juga hadir PLO KUA Kecamatan Medan Helvetia Muhammad Yusrija, mewakili Kanwil Kemenagsu Muhammad Rinaldi Sitorus, dan mewakili kantor Gubernur Sumatera Utara Dahrul .
Tadarus Al-Qur’an ini juga menghadirkan qori nasional dan internasional, di antaranya Ahmad Khairi Novandra, Syahban Rosa, serta qori lainnya seperti Suhaili Daulay, Bagus dan Sahbella. Turut hadir pula sejumlah pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Sumatera Utara yang mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

Ketua Harian LPTQ Sumut M. Yasir Tanjung menyampaikan bahwa program ini disiarkan secara langsung melalui live streaming YouTube sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat luas melalui tautan yang telah dibagikan. Dengan demikian, masyarakat Sumatera Utara dapat mengikuti lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara langsung dari rumah masing-masing.
Kegiatan ini merupakan program perdana yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an Sumatera Utara selama Ramadan tahun ini. Tujuannya adalah memperkuat kolaborasi antara penyuluh agama, qori, dan masyarakat dalam membumikan Al-Qur’an serta meraih keberkahan dari Allah SWT.
Melalui kegiatan ini diharapkan Sumatera Utara semakin diberkahi, serta mampu mewujudkan masyarakat yang religius, maju, unggul, dan berkelanjutan. Tadarus Al-Qur’an bukan hanya menjadi ajang membaca ayat-ayat suci, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

