Penyuluh Agama Islam Kemenag Medan Gelar Pelatihan Bilal Mayit di MT At Tarbiyah

Medan (Humas) — Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kewajiban fardhu kifayah terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan. Melalui Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh), para penyuluh menggelar Pelatihan Bilal Mayit di Majelis Taklim At Tarbiyah, Pasar 4 Barat, Kecamatan Medan Marelan, Rabu 7 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh jamaah majelis taklim yang ingin memperdalam ilmu pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.

Pelatihan ini menghadirkan Husni Tamrin Rambe sebagai pemateri utama. Dengan penyampaian yang jelas dan sistematis, ia menguraikan tahapan pengurusan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan. Menurutnya, pemahaman yang benar tentang pengurusan jenazah sangat penting agar pelaksanaannya tidak menyimpang dari ketentuan agama. “Pengurusan jenazah merupakan amanah umat. Jika tata caranya dipahami dengan baik, maka fardhu kifayah dapat tertunaikan secara benar dan penuh tanggung jawab,” ujarnya di hadapan peserta.

Agar kegiatan berjalan tertib dan khidmat, peran pembawa acara diemban oleh Nita Lamongga, S.Ag, sementara doa dipandu oleh Hermansyah, Lc. Sejumlah Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan turut hadir memberikan dukungan moral dan pendampingan kepada jamaah, di antaranya Puligong Siregar, S.Ag, Lela Hamida, S.Ag, Ahmad Bulian, M.Pem.I, Firmansyah, S.HI, Komarul Anwar Siregar, S.HI, Putra Muroswana, S.Th.I, Khairul Anwar Saragi, S.HI, dan Sulaiman, S.Th.I.

Dalam sambutannya mewakili Pokjaluh Kemenag Kota Medan, Ahmad menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan peran majelis taklim di tengah masyarakat. Ia berharap pelatihan Bilal Mayit tidak berhenti pada satu kesempatan saja. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin, sehingga pemahaman masyarakat tentang fardhu kifayah semakin merata dan jamaah majelis taklim semakin mandiri,” tuturnya. Program Pelatihan Bilal Mayit ini dirancang tidak hanya untuk kalangan tertentu, tetapi untuk seluruh jamaah majelis taklim, agar setiap Muslim memiliki kesiapan ketika dibutuhkan di lingkungannya. Dengan bekal ilmu yang memadai, masyarakat diharapkan tidak lagi merasa ragu atau khawatir dalam melaksanakan pengurusan jenazah.

Keberhasilan pelatihan di Majelis Taklim At Tarbiyah ini mencerminkan sinergi yang baik antara Penyuluh Agama Islam, Pokjaluh, dan pengurus majelis taklim dalam meningkatkan kualitas keberagamaan umat. Melalui langkah proaktif ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap tata cara pengurusan jenazah di tengah masyarakat dapat berjalan sesuai syariat Islam serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial keagamaan yang kuat di lingkungan jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *