Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru Ajak Jamaah Persiapkan Diri Sambut Ramadhan

Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, menyampaikan tausiah keagamaan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan pada kegiatan pengajian Mawaddah yang dilaksanakan pada hari Rabu, 21/1/2026 lalu di Jalan Gaperta Medan. Kegiatan pengajian ini diikuti oleh jamaah dengan penuh antusias dan kekhusyukan.

Dalam tausiahnya, Damri Tambunan mengawali penyampaiannya dengan menjelaskan kedudukan bulan-bulan istimewa dalam kalender Hijriah. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa “Rajab adalah bulannya Allah, Sya’ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulannya umatku.”
Menurutnya, hadits tersebut menunjukkan bahwa bulan Sya’ban memiliki keutamaan khusus sebagai bulan persiapan spiritual sebelum memasuki Ramadhan.

Damri menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memperbanyak ibadah di bulan Sya’ban, terutama ibadah puasa. Bahkan, Rasulullah hampir berpuasa sepanjang bulan Sya’ban, kemudian menghentikannya di penghujung bulan sebagai penanda dan pembeda antara bulan Sya’ban dengan bulan Ramadhan. Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam agar tidak menyamakan ibadah Sya’ban dengan kewajiban puasa Ramadhan, namun tetap menjadikan Sya’ban sebagai bulan latihan dan pembiasaan diri dalam meningkatkan ibadah.

Lebih lanjut, Damri menekankan bahwa bulan Ramadhan memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam. Ramadhan disebut sebagai Sayyid Asy-Syuhur, penghulu dari seluruh bulan. Ramadhan adalah bulan yang selalu dinantikan dan disambut dengan penuh kegembiraan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai keutamaan yang Allah SWT limpahkan di dalamnya.

Menurut Damri, Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan (barakah), bulan yang dipenuhi dengan rahmat Allah SWT, serta bulan yang sarat dengan ampunan (maghfirah). Di bulan inilah pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Oleh karena itu, Ramadhan menjadi momentum terbaik bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas iman dan takwa, serta memperbanyak amal saleh.

Ia juga mengajak jamaah pengajian Mawaddah untuk mempersiapkan diri sejak bulan Sya’ban, baik secara lahir maupun batin. Persiapan tersebut meliputi menjaga niat, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur’an, serta membiasakan diri dengan ibadah-ibadah sunnah. Dengan persiapan yang matang, diharapkan Ramadhan dapat dijalani dengan penuh kesungguhan dan mendapatkan keberkahan yang maksimal.

Pengajian Mawaddah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan ini mendapat sambutan positif dari para jamaah. Mereka terlihat khusyuk dan antusias mengikuti setiap rangkaian tausiah yang disampaikan. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada jamaah tentang makna bulan Sya’ban dan pentingnya mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Melalui kegiatan pengajian ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Baru terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan dan pencerahan keagamaan kepada masyarakat, guna mewujudkan umat yang religius, moderat, dan siap mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *